Parade Cacian di Acara Mencari Pemimpin Santun

Senin, 19 September 2016 – 07:02 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama yang jadi fokus pembicaraan dalam acara Rapat Akbar Forum RT/RW. Foto: dok jpnn

jpnn.com - JAKARTA - Forum RT/RW menggelar rapat akbar di Koja, Jakarta Utara, Minggu (18/9). Sejumlah tokoh seperti Amien Rais, Prijanto dan Rizal Ramli menjadi pembicara dalam acara ini.

Forum RT/RW memilih "Mencari Pemimpin yang Santun" sebagai tema acara ini. Uniknya, pernyataan yang terlontar dari sebagian pembicara justru berlawanan dari tema tersebut alias tidak santun.

BACA JUGA: Bima Arya Marah: Ibu Tahu Tidak...

Pernyataan paling menghebohkan keluar dari Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais. Pria kelahiran Surakarta 72 tahun lalu itu menyamakan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama dengan Dajal.

"Kita sama-sama lawan dajal ini. Karena dia akan menjual negara kita ini kepada pemodal asing dan aseng," ujar Amien di hadapan ratusan pengurus RT/RW serta warga dari berbagai wilayah Jakarta.

BACA JUGA: Sambil Terkekeh, Ahok Bilang Begini Soal Amien Rais dan Habieb Rizieq

Amien juga menyebut sang petahana sebagai orang yang tidak tahu adat alias songong, serta sombong.

"Ahok ini songongnya menyundul langit. Sombong sekali. Tapi ingat dalam sejarah panjang, tidak ada orang sombong berhasil menang," kata Amien. 

BACA JUGA: Duh, Serangan Amien Rais Malah Bikin Ahok Tertawa

Pernyataan keras juga disampaikan Ketua Front Pembela Islam Jakarta Utara, Iqbal. Dalam pidatonya, dia menyebut Ahok sebagai musuh Allah.

Mengenakan busana serba putih, Iqbal mengimbau warga Jakarta Utara untuk memusuhi para pendukung Ahok. Terutama anggota DPR dan pejabat asal Jakarta Utara yang masuk ke dalam tim sukses Ahok.

"Banyak tokoh-tokoh Jakarta Utara, anggota DPR, DPRD menjadi tim sukses dari musuh Allah, nanti saat 2019 (pemilu legislatif) dia datang ke kampung kita, usir saja, jangan hanya si Ahoknya," ujar Iqbal berapi-api.

Selain dua tokoh tersebut, mantan Menko Maritim Rizal Ramli, Mantan Wakil Gubernur DKI Prijanto, Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra dan Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik juga jadi pembicara.

Meski tidak ada pernyataan yang terlampau keras keluar dari mulut mereka, namun semua pembicara sepakat bahwa Ahok tidak layak memimpin Jakarta.

M Taufik mengungkapkan penyesalan partainya, Gerindra, karena telah mengusung Ahok sebagai wakil gubernur pada Pilkada DKI 2012 lalu. Pasalnya, Ahok kini terbukti bukan pemimpin pro rakyat.

Karena itu, lanjut Taufik, sejak beberapa tahu lalu Gerindra melalui kadernya di DPRD terus berupaya menggulingkan Ahok. 

"Menjatuhkan Ahok bagian dari pertobatan Gerindra," ucap dia.

Taufik pun mengajak semua pengurus RT/RW untuk mensosialisasikan keburukan Ahok ke warga masing-masing.

"Saya mengajak RT/RW bergerilya, sampaikan Ahok gubernur yang tidak pantas dipilih lagi," ujar dia.

Hal senada disampaikan Yusril Ihza Mahendra. Dia mengajak warga bersama-sama menggulingkan rezim yang ada di ibu kota saat ini.

Namun, lanjut dia, untuk melakukan itu tak mudah. Pasalnya, tuding Yusril, petahana dibekingi oleh kekuatan yang sangat luar biasa. Mulai dari aparat penegak hukum, militer, sampai negara asing.

"Ada pengusaha besar, ada pengembang yang siap memberikan dana besar. Ada negara asing yang juga menitipkan dananya di lembaga keuangan perusahaan untuk membiayai Ahok," kata pakar hukum tata negara itu. (dai/dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Nusron: Semoga Allah Memberikan Amien Rais Umur Panjang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler