Partai Buruh Tak Hanya Omon-Omon Soal Kedaulatan Pangan

Selasa, 09 Januari 2024 – 15:34 WIB
Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyatakan pihaknya tidak hanya omon-omon soal kedaulatan pangan seusai kegiatan Tanam Serentak di 427 hektare sawah yang diadakan Serikat Petani Indonesia (SPI) di Desa Sukamulya, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (9/1). Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyatakan pihaknya tidak hanya omon-omon soal kedaulatan pangan. 

Awalnya, dia menjelaskan ketersediaan pupuk, benih, dan tanah adalah satu nafas untuk petani. Oleh karena itu, hal tersebut harus menjadi tanggung jawab negara. 

BACA JUGA: PKS dan Serikat Buruh Sepakat Jokowi Layak Dapat Rapor Merah

Hal itu disampaikan Said Iqbal seusai kegiatan Tanam Serentak di 427 hektare sawah yang diadakan Serikat Petani Indonesia (SPI) di Desa Sukamulya, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (9/1).

"Subsidi bukan kepada pabrik-pabrik pupuk dan sentra-sentra benih oleh korporasi. Subsidi itu untuk membangun daulat pangan," kata Said Iqbal.

BACA JUGA: Ribuan Buruh, Ojol, Petani Hingga Nelayan Bergerak Dukung Pasangan AMIN

Dia mencontohkan SPI telah berhasil mencetuskan kawasan daulat pangan di Tuban.

Said Iqbal menyebutkan di kawasan tersebut diterapkan agroekologi dan memanfaatkan pupuk kompos dari kandang-kandang sapi di sekitar sawah dialirkan ke sawah-sawah, tidak menggunakan pestisida.

"Kemudian, benihnya adalah benih lokal akhirnya hasil yang dicapai adalah tiga kali lipat. Jadi, Partai Buruh bukan sekedar omon-omon. Partai Buruh sudah bertindak melalui inisiatornya Serikat petani Indonesia bukan omon-omon," lanjutnya. 

Said Iqbal juga menyebutkan saat ini konflik agraria yang paling utama dihadapi petani ialah pengadaan benih dan pupuk.

"Jadi, Tuban adalah salah satu proyek percontohan. Hari ini SPI juga memulai di Desa Sukamulya," jelasnya.

Dia juga menyebutkan jika Partai Buruh menang pemilu, pihaknya akan menyerahkan tanah seluas 12 juta hektare kepada petani untuk kedaulatan pangan dan agroekologi 

"Dan koperasi-koperasi semacam dulu dihidupkan lagi, tapi koperasi ini bukan seperti zaman Orde Baru yang mengelola adalah negara dan elite kota yang masuk ke desa. Namun, dioperasi dan dikelola langsung oleh para petani," ucap Said Iqbal.

Said Iqbal juga menyebutkan berdasarkan hasil survei internal, elektabilitas Partai Buruh sudah 4.77 persen dan yakin akan lolos ke Senayan.

Dia menyebutkan dengan demikian partai buruh dapat mewujudkan aspirasi seluruh Indonesia, termasuk para petani di desa Sukamulya Indramayu. 

"Reformasi agraria (pengembalian tanah petani dari korporasi), kedaulatan pangan (anti impor beras, redistribusi tanah untuk petani sebanyak 12 juta hektare di seluruh Indonesia, pengadaan benih dan pupuk yang murah serta bersifat agroekologi, dan sistem irigasi sepanjang masa)," jelas Said Iqbal.

Dia juga menyebutkan Partai Buruh menargetkan satu kursi DPR RI di Dapil Indramayu, Kota Cirebon, dan kabupaten Cirebon. Serta, khusus di Indramayu mentargetkan 6 sampai dengan 7 kursi DPRD kabupaten.

"Dengan demikian Partai Buruh bisa mendapatkan satu fraksi DPRD kabupaten Indramayu dan akan memajukan calon bupati atau wakil bupati yang berlatar belakang petani dari Partai Buruh," pungkas Said Iqbal.(mcr8/jpnn)


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Partai Buruh   Buruh   petani   Pupuk   Said Iqbal  

Terpopuler