Pasang Foto Bayi Hidrocephalus @pejuang_sedekah Gondol Rp 11 Juta

Selasa, 24 September 2013 – 19:08 WIB
Ilustrasi

jpnn.com - JAKARTA - Dunia twitter beberapa hari belakangan diramaikan dengan penipuan yang dilakukan akun @pejuang_sedekah. Bermodus mengumpulkan bantuan dengan memposting foto seorang bayi penderita hidrocephalus bernama Julio, akun tersebut ternyata membawa  lari hasil donasi yang terkumpul Rp 11,65 juta.

Sejak Agustus lalu, akun itu rajin men-tweet dan mention ke beberapa orang bahwa dia sedang mengumpulkan bantuan untuk Julio. Awalnya, orang-orang di twitter land menanggap hal itu wajar.

BACA JUGA: Gandeng Interpol Buru Bandar Besar di Malaysia

Penipuan itu terbongkar oleh sejumlah orang yang aktif di twitter land. Beberapa akun yang berupaya memecahkan penipuan itu adalah @ridlwanjogja, @djasmia dan @punyachepy. "Saya pernah dimention dia sepuluh hari lalu.  Minta bantuan untuk bayi Julio lengkap dengan fotonya," kata Ridlwan kepada JPNN Selasa (24/4).

Sabtu (21/9) lalu Ridlwan kembali mendapat mention dari beberapa followernya yang mengatakan bahwa bayi Julio sudah pulang di Jalan Cakalang No 3, Bulukumba Sulsel. Ridlwan pun mencoba mencari tahu siapa sebenarnya Julio itu. Nah, setelah ditelusuri, foto bayi Julio ternyata lebih dulu terpasang di sebuah blog "Berbagi itu Indah". Yang mencurigakan, Julio adalah bayi yang tinggal di Jogjakarta bukan di Bulukumba. "Saya mulai curiga," kata dia.

BACA JUGA: Dari Penjara, Bisa Koordinasi dengan Bos Narkoba di Malaysia

Dari situ Ridlwan dan pemilik akun lain mulai menelusuri @pejuang_sedekah. Beruntung sang empunya akun memasang nomor telepon ponsel. Berdasarkan pelacakan yang dilakukan Ridlwan bersama pemilik akun @punyacheppy, posisi nomor telepon itu berada di Takalar, Sulsel. Ridlwan pun hampir yakin akun tersebut penipu.

Pelacakan juga dilakukan @djasmia.  Perempuan yang akrab disapa Mia itu menemukan pemilik rekening yang digunakan untuk menampung sumbangan adalah Sri Resqi Irjayanthi, warga Takalar.  Dia memiliki twitter-nya @ekkyresqy. Mia lantas berupaya mengontak Resqy untuk mengklarifikasi apakah sumbangan itu memang diberikan untuk Julio.

BACA JUGA: Minta Dibelikan Sepeda, Bocah 11 Tahun Gantung Diri

Dengan terus mengirim pesan di twitter, Mia mendesak Resqy mengakui perbuatannya. Dia juga menunjukkan bukti-bukti bahwa apa yang dilakukan Resqy adalah penipuan.

"Mungkin karena dia baca biodata saya di twitter seorang psikolog, Resqy akhirnya mengaku memiliki akun tersebut (@pejuang_sedekah)," kata Mia saat berbincang dengan JPNN.     

Mia mengaku dirinya sempat beberapa kali berkomunikasi via telepon dengan Resqy. Mia lantas meminta Resqy memprint buku tabungannya. Ternyata benar, di rekening itu ada uang Rp 11,65 juta yang berasal dari sumbangan banyak orang. Kini uang itu sudah habis. (mas/jpnn) 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Balita Disekap, Ibu Dibunuh Rampok


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler