Pasar Saham Lesu, Phapros Batal IPO

Selasa, 16 Juni 2015 – 01:15 WIB
dok jpnn

jpnn.com - JAKARTA - Rencana PT Phapros untuk penawaran saham perdana kepada publik atau IPO molor dari target. Awalnya, anak usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) itu bisa IPO pada semester awal 2015.

Namun, rencana itu akhirnya batal.  Padahal, Phapros bakal melepas saham sebanyak 20 persen dengan proyeksi perolehan dana sebesar Rp 500 miliar. Direktur Utama PT Phapros, Iswanto mengatakan, mundurnya rencana IPO dipicu lesunya pasar saham.

BACA JUGA: Curiga Jabatan Tinggi Madya di Kementerian BUMN Bakal Ditempati Muka Lama

Selain faktor pasar modal, mundurnya IPO Phapros juga terkait dengan internal di perusahaan. Sebab, mereka harus terlebih dahulu menggabungkan kepemilikan saham Phapros dengan PT Mitra Rajawali Banjaran selaku anak usaha RNI.

"Seharusnya semester I 2015 (IPO) dan persiapan sudah dijalankan, namun karena pasar saham kurang kondusif, ditambah belum tuntasnya program internal, maka IPO kami jadwalkan tahun depan," ujar Direktur Utama PT Phapros, Iswanto, di Gedung RNI, Jakarta, Senin (15/6).

BACA JUGA: Anggota BPK Ingatkan Jokowi soal Beban Berat Target Pajak

Pihaknya khawatir tidak akan berjalan maksimal bila IPO dipaksakan tahun ini Pengunduran target IPO tersebut, sambung Iswanto, juga telah disampaikan kepada Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham RNI.

"Saat ini tidak memungkinkan untuk IPO karena pasar sedang lesu. Sehingga kami harus mencari timing (waktu) yang tepat untuk mendapatkan hasil yang maksimal," tandas Iswanto. (chi/jpnn)

BACA JUGA: Pelni Siapkan 24 Kapal untuk Angkut Pemudik

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Garuda Indonesia Segera Datangkan 60 Pesawat, Ini Jenisnya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler