Pasca-Putusan MK, PMKRI: Saatnya Konsolidasi untuk Kemajuan Bangsa

Kamis, 27 Juni 2019 – 23:10 WIB
Ketua Presidium PP PMKRI Periode 2018 - 2020, Juventus Prima Yoris Kago. Foto: Dokpri for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Mahkamah Konstitusi akhirnya memutuskan hasil sengketa Pilpres 2019 melalui tahap perssidangan yang berlangsung sejak tanggal 14 hingga 24 Juni lalu. Dalam keputusan tersebut, para hakim MK menilai tidak terdapat kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) dalam proses pemilu yang berlangsung pada 17 April lalu.

Putusan MK terkait perkara sengketa Pilpres yang dibacakan pada Kamis, 27 Juni ini menilai, tidak ada bukti kuat di hadapan hukum untuk mengabulkan permohonan pemohon, dalam hal ini kuasa hukum Prabowo-Sandi.

BACA JUGA: Sidang Putusan Sengketa Pilpres : MK Tolak Permohonan Prabowo - Sandiaga Seluruhnya

Lebih lanjut, MK menerangkan bahwa dalil-dalil pemohon yang disampaikan selama proses persidangan seharusnya menjadi kewenangan Bawaslu. MK menyatakan, Bawaslu telah menindaklanjuti persoalan tersebut sehingga seharusnya sudah selesai sebelum dibawa ke persidangan MK.

Menanggapi keputusan ini, Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI, Juventus Prima Yoris Kago mengapresiasi jalannya proses persidangan hingga pembacaan putusan yang dinilainya sangat konstitusional.

BACA JUGA: Jokowi - Maruf Pantau Sidang MK dari Halim

BACA JUGA: Begini Seruan PMKRI Jelang Putusan Sengketa Pilpres di MK

“PMKRI menyampaikan apresiasi kepada segenap pihak yang telah berperan penting dalam memastikan berlangsungnya sidang sengketa hingga pembacaan putusan hari ini secara baik dan konstitusional,” tegas Juve.

BACA JUGA: Sidang Putusan MK Belum Kelar, Jokowi Sudah di Halim Perdanakusuma

Selanjutnya, Juve menambahkan keputusan hakim MK ini adalah jawaban final atas segala dinamika dan pertentangan selama pemilu 2019, terutama pemilihan presiden.

"Sebagai negara hukum, seluruh pihak yang terlibat dalam sengketa pemilu wajib untuk menerima keputusan MK ini,” ujar Juve.

Pada kesempatan itu, Juventus mengajak semua pihak, baik yang terlibat dalam sengketa pilpres maupun masyarakat secara umum untuk menggalang konsolidasi Nasional demi kemajuan bangsa.

"Segenap lapisan masyarakat diminta untuk bergotong royong membangun bangsa ke depan. Masih banyak hal yang perlu kita lakukan bersama demi menjadikan bangsa kita maju. Ini hanya akan terwujud apabila terciptanya persatuan nasional," sambung Juve.

Ke depan, menurut Juventus, presiden dan wakil presiden terpilih akan memfokuskan pada pembangunan sumber daya manusia Indonesia untuk mewujudkan Indonesia maju.

“Kita seluruh masyarakat Indonesia perlu terlibat aktif dalam mengupayakan pembangunan sumber daya manusia. Kita kawal bersama agar agenda-agenda untuk kemajuan bangsa bisa terlaksana dengan baik. Sekarang tidak ada lagi kubu 01 atau 02 di masyarakat. Kita semua adalah masyarakat Indonesia,” tutup Juventus.(jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hakim MK Kutip Ungkapan Klasik di Dunia Jurnalistik


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler