Pasien COVID-19 di Jatim yang Terpapar Varian Delta Bertambah Menjadi 19 Orang

Senin, 21 Juni 2021 – 20:17 WIB
Ketua Rumpun Kuratif Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Timur dr Joni Wahyuhadi. Foto: Arry Saputra/JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Ketua Rumpun Kuratif Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Timur (Jatim) dr Joni Wahyuhadi menyebut pasien yang terjangkiti varian Delta atau B16172 kian bertambah.

Total warga Jatim yang terpapar varian asal India itu tercatat sudah mencapai 19 orang.

BACA JUGA: COVID-19 Menggila di DKI, Sahroni Sarankan Anies Baswedan Ambil Kebijakan Ekstrem Ini

Pertambahan tersebut lantaran penyebaran varian baru Covid-19 itu cukup cepat. Sehingga, warga yang tertular dan jatuh sakit juga semakin banyak.

"Yang sakit banyak, maka angka kematiannya bisa lebih tinggi," ujar Joni, Senin (21/6).

BACA JUGA: Lihat Nih Tampang Pemerkosa Nenek 60 Tahun, Korbannya Tunanetra, Sontoloyo

Dia mengungkapkan bahwa sebanyak 19 pasien itu merupakan hasil whole genome sequencing yang berasal dari kasus Bangkalan dan penyekatan di Jembatan Suramadu.

Walakin, direktur RS dr Soetomo Surabaya itu tidak memerinci belasan pasien itu dirawat di mana saja.

BACA JUGA: Pedemo dari Madura Kukuh Meminta Eri Cahyadi yang Keluar, Terjadi Ketegangan

"Hasil sequencing yang di kami, khususnya kawan-kawan dari Bangkalan," ungkap dia.

Sejauh ini yang diketahui ada 5 dari 19 pasien itu dirawat di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya.

Di mana, dua pasien awal yang masuk sejak 6 Juni sudah dinyatakan sembuh pada hari ini.

Kedua pasien itu juga sudah diwisuda dan dipersilakan pulang. (mcr12/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Arry Saputra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler