Paskibra Latihan Bersama 1200 Pasukan Gabungan TNI-Polri

Selasa, 09 Agustus 2016 – 14:08 WIB
Latihan Gabungan Paskibraka‎ bersama pasukan TNI-Polri. Foto: Asdep Kepeloporan Pemuda Kemenpora

jpnn.com - JAKARTA- Proses latihan Pasukan Pengibar Bendera untuk HUT Kemerdekaan RI ke-71, Selasa (9/8) di lapangan PP PON Kemenpora, Cibubur, Jakarta Timur telah memasuki sesi latihan gabungan.

Total ada 1200 pasukan yang merupakan gabungan dari unsur TNI- Polri yang mengikuti sesi yang lebih akrab disebut Latgab ini. Rencananya, latihan akan dilakukan tiga hari

BACA JUGA: Nah Ya! Pensiun Dini, Nurhadi Belum Laporkan Harta ke KPK

"Kalau dua hari dirasa cukup, maka selesai. Kalau kurang, akan ditambah sehari lagi sampai mantap betul," kata Sakhyan Asmara Deputi II Kemenpora sekaligus merangkap Plt Sesmenpora, Senin petang, di sela-sela latihan.

Latihan pada hari ini memang dijalani dengan total oleh para putra-putri Paskibraka dan pasukan gabungan TNI-Polri. Di tengah guyuran hujan, mereka tetap berlatih dengan serius dan menjalankan tahap demi tahap upacara detik-detik proklamasi.

BACA JUGA: Cegah Radikalisme, Ini Saran Dari Lily Wahid

"Latihan hari ini memang penuh tantangan. Tidak masalah latihan di bawah guyuran hujan, karena ini juga bisa saja terjadi saat 17 Agustus nanti cuacanya begini," terang Bastaman Harahap, kepala bidang Kaderisasi dan Pendayagunaan Kepemimpinan.

Selama tiga hari ke depan, sejak pagi tim Paskibraka dan  ‎pasukan gabungan mengulang prosesi upacara sampai berkali-kali. ‎Menurut Bastaman, bisa sampai tujuh atau delapan kali latihan dalam sehari.

BACA JUGA: ICE Serpong Bangga Dipercaya jadi Venue PATA Travel Mart 2016

"Ini sudah latihan yang ketujuh, sekali lagi mereka akan selesai. Selama kepala pelatih dari unsur Kogartap I/ Jakarta terus bilang lanjut, mereka akan lanjut," tegasnya.

Pasukan-pasukan gabungan ini memang berlatih total. Beruntung, putra-putri Paskibra yang ‎lolos seleksi tahun ini, memiliki kemampuan fisik yang luar biasa. Meski ada beberapa yang batuk dan flu, rata-rata tetap bersikeras untuk berlatih.

Proses latihan ini menurut Bastaman memang barus dimaksimalkan karena hanya ada delapan hari efektif tersisa sebelum mereka tampil pada upacara 17 Agustus di Istana negara. Mau tak mau, dalam kondisi hujan atau pun tidak, pasukan tetap harus menjalani latihan. (dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Komisi I Minta Anggaran TNI dan Kemenhan TIdak Diutak-atik


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler