PB Djarum Kucurkan Bonus untuk Pelatih Greysia/Apriyani, Sebegini Jumlahnya

Kamis, 19 Agustus 2021 – 17:20 WIB
Apresiasi untuk pelatih ganda putri pelatnas utama PBSI, Kamis (19/8). Foto: Dokumentasi PB Djarum

jpnn.com, JAKARTA - PB Djarum memberikan penghargaan kepada kepala pelatih Ganda Putri Pelatnas Utama PBSI Eng Hian dan asistennya, Chafidz Yusuf yang telah membawa pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020.

Penghargaan yang diberikan berupa voucher Blibli.com senilai Rp 150 juta bagi Eng Hian dan Rp 100 juta untuk Chafidz Yusuf. Keduanya juga menerima bonus masing-masing TV LED Polytron senilai Rp 20 juta. 

BACA JUGA: Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Bebas PBB Seumur Hidup

Dengan demikian, total penghargaan yang diberikan kepada kedua pelatih yang merupakan alumni PB Djarum tersebut mencapai sebesar Rp 290 Juta.

Menurut Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, kiprah alumni PB Djarum yang menjadi pelatih patut di apresiasi.

BACA JUGA: Pemprov DKI Beri Greysia dan Apriyani Uang Hingga Rumah, Sebegini Nilainya, Luar Biasa

Sebab, kiprah kepelatihan alumni PB Djarum tersebut bukan hanya di dalam negeri, tapi juga hingga ke mancanegara.

“Keberhasilan sektor ganda putri Indonesia meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 tentu tidak lepas dari peran Eng Hian dan Chafidz Yusuf sebagai pelatih," kata Yoppy dalam seremoni pemberian penghargaan secara daring, Kamis (19/8).

"Pemberian penghargaan bagi keduanya ini adalah wujud syukur dan komitmen PB Djarum terhadap para pemain maupun alumninya yang menjadi pelatih dan mengantarkan bulu tangkis Indonesia meraih kejayaan tingkat dunia,” lanjut Yoppy.

Pada kesempatan yang sama, President Director PB Djarum, Viktor R Hartono, turut mengapresiasi para pelatih yang telah berkiprah di dalam dan luar negeri.

"PB Djarum nggak cuma menghasilkan penerima beasiswa bulu tangkis yang jago mainnya, tapi juga jago ngajarnya, ya," ujar Viktor.

Eng Hian dan Chafidz Yusuf mengaku bersyukur dengan pencapaian yang diraihnya di turnamen sebesar Olimpiade Tokyo 2020.

"Ini adalah tugas sekaligus tantangan bagi para pelatih agar semakin gigih dan ulet dalam memoles para atlet Indonesia," ucap Eng Hian.

Kemudian, Chafidz juga mengungkapkan bahwa impian terbesarnya sebagai pelatih ialah membantu para atlet meraih medali yang mampu mengharumkan nama bangsa.

"Saya berterima kasih atas apresiasi yang diberikan PB Djarum dan merasa bersyukur masih terus menjadi bagian dari keluarga besar PB Djarum hingga kini,” tutur Chafidz. (mcr9/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : Dhiya Muhammad El-Labib
Reporter : Dea Hardianingsih

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler