PB WI Bentuk Satgas Khusus untuk Raih Prestasi di Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022

Minggu, 06 November 2022 – 08:00 WIB
Atlet wushu junior Indonesia yang bersiap tampil di Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022. Foto: PB WI

jpnn.com, JAKARTA - Atlet wushu Indonesia bersiap tampil di Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII yang akan digelar pada 5 hingga 11 Desember 2022 mendatang di ICE Bumi Serpong, Tangerang.

Untuk bisa meraih hasil maksimal di ajang tersebut, induk organisasi wushu Indonesia membentuk tim satgas (Satuan Tugas) yang punya tugas pokok dalam meraih sukses prestasi.

BACA JUGA: Diva Amelia, Siswi SMP yang Hilang Ditemukan, Oalah, Ternyata

Hal ini tidak terlepas dari kepengurusan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hartarto mendulang banyak prestasi dari ajang ini.

Tiga orang yang mendapat mandat untuk mengemban amanah satgas tersebut di antaranya Herman Wijaya (Kabid Binpres Taolu PB WI), Sudarsono (Kabid Binpres Sanda PB WI), dan Henny Setyowati (PB WI).

BACA JUGA: Oknum Guru Honorer Gagahi Siswi SMA, Modusnya Begini, Sontoloyo

Herman Wijaya menjelaskan tugas dan fungsi satgas yang dibuat diharapkan mampu membantu para atlet untuk bisa meraih hasil terbaik pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII.

Dengan tidak hanya latihan intensif dan juga pemenuhan kebutuhan para atlet diharapkan ke depannya pada ajang tersebut Indonesia bisa berbicara banyak dan meraih prestasi.

BACA JUGA: Theresia Kirim Surat ke Istana, Berharap Jokowi Beri Perhatian Khusus soal Kasus Pembunuhan Ayahnya

"Tim Satgas dibentuk untuk memastikan program pelatnas junior berjalan dengan baik. Kedua kami memastikan kebutuhan bisa terpenuhi dan terakhir kami memastikan atlet yang tampil bisa menghasilkan medali di ajang Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022," ungkap Herman dalam rilis tertulis.

Indonesia sendiri saat ini tengah mematangkan sekitar 33 atlet dengan perincian 7 putra dan 16 putri dan 16 atlet sanda terdiri dari 12 putra dan 4 putri. Atlet-atlet terbaik tersebut didapat dari hasil Kejurnas Wushu 2022 di Surabaya.

Nantinya hanya akan terpilih enam putra dan putri yang akan tampil membela Merah Putih pada ajang bergengsi wushu level junior tersebut.

"Dari 33 atlet wushu taolu akan dipilih 6 putra dan 6 putri. Mereka yang dipilih memperkuat pasukan Garuda Muda itu ialah yang dianggap berpeluang meraih medali di Kejuaran Dunia Wushu Junior 2022," tambah pemilik Sasana Rajawali Sakti Jakarta itu.

Direktur Eksekutif Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022, Gunawan Tjokro mengatakan bahwa hingga saat ini sudah tercatat 72 negara yang mendaftar.

Melihat antusiasme negara lain mendaftar kejuaraan ini terbilang tinggi mengingat pada beberapa edisi sebelumnya biasanya hanya 40 perwakilan.

"Kami belum bisa memastikan berapa jumlah atlet yang akan tampil di Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 nanti." 

"Dari data yang diterima dari IWUF sudah tercatat 72 negara yang mendaftar," pungkas ketua Pengprov wushu DKI Jakarta itu.

Untuk bisa berprestasi di Kejuaraan Dunia Wushu Junior ke-VIII Indonesia harus bersaing dengan negara-negara seperti Malaysia, Vietnam, China, Korea, Amerika Serikat dan Rusia.

Atlet wushu muda Indonesia harus waspada dengan kekuatan wakil Negeri Tirai Bambu mengingat pada ajang ini kemungkinan banyak menurunkan pemain andalannya.(pbwi/mcr16/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Muhammad Naufal

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler