PBNU Apresiasi Mentan Amran yang Dorong Ekonomi Umat

Selasa, 04 September 2018 – 15:08 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman saat panen raya jagung. Foto: Humas Kementan

jpnn.com, LAMPUNG - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan terima kasih atas upaya Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang ingin menyejahterakan umat lewat ekonomi pertanian.

Salah satunya dengan kerja sama penanaman jagung seratus ribu hektare.

BACA JUGA: Anggota DPD Sebut Amran Artis bagi Petani

Ketua Bidang Ekonomi PBNU Umarsyah mengatakan, kerja sama Kementan dimaksudkan untuk mendorong peningkatan produksi jagung nasional, sehingga swasembada jagung terus terjaga dan petani semakin sejahtera.

Selain itu, untuk menyelesaikan segala persoalan petani.

BACA JUGA: Gandeng PBNU, Mentan Tanam Jagung Serentak di Indonesia

“Misalnya kesulitan modal dan ketika panen raya, harga jatuh. Inilah tujuan PBNU berjalan bareng Kementan untuk menyelesaikan ini dengan membangun mitra kerja. BNI dan BRI kami ajak memberikan kredit usaha raykat kepada petani dengan bunga rendah,” kata dia di sela-sela penanaman jagung bersama Mentan Andi Amran Sulaiman di Kabupaten Pringsewu, Lampung, Selasa (4/9).

Menurut Umarsyah, kendala petani mengembangkan lahan garapannya karena kekurangan modal. Namun, kerja sama dengan semua pihak ini bisa menunjang ekonomi petani.

BACA JUGA: Menteri Amran-PBNU Tanam Perdana Jagung Seluruh Indonesia

“Petani tidak lagi kesulitan modal dan ketika panen Kementan memberikan pengering jagung dan menyediakan pembeli, sehingga tidak perlu khawatir harga jatuh walaupun rendemen rendah,” imbuhnya.

Ke depan, lanjut Umarsyah, kerja sama Kementan dengan PBNU tidak hanya budidaya jagung, tetapi juga pada budidaya padi dan kedelai. Dengan begitu, swasembada padi, jagung dan kedelai bisa diwujudkan.

“Ini penting agar keanehan negara kita yang subur yaitu impor bisa terhapuskan. Indonesia tidak lagi sedikit-sedikit impor. Kami harus kita hentikan,” tegas dia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan tanam jagung serentak di seluruh Indonesia, Selasa (4/9).

Penanaman itu dilaksanakan di Lampung, Bengkulu, Kalimantan Timur, Jawa Barat, NTB dan Jawa Timur dengan luas total 73.051 hektare.

Terkait kerja sama Kementan dengan PBNU 2018, adapun bantuan benih jagung di Pringsewu sebanyak 45 ton untuk 3.006 hektare yang nilainya mencapai Rp 1,9 miliar.

Kementan pun memberikan bantuan untuk Kabupaten Pringsewu berupa padi gogo 1.050 hektare, traktor dua roda sepuluh unit, pompa air sepuluh unit, cultivator lima unit.

Selain itu, Kementan juga memberikan bantuan untuk Provinsi Lampung berupa bibit kopi robusta 830 hektare sebanyak 830 ribu batang, peremajaan kakao 270 hektare dengan bantuan bibit 270 ribu batang, rehabilitasi lada 1.125 haektare bantuan bibitnya 900 ribu batang dan rehabilitasi pala 200 hektare bantuan bibitnya 12 ribu batang.

Hadir Ketua Umum PBNU yang diwakili Ketua Bidang Ekonomi Umarsyah, Asisten Teritorial Angkatan Darat Mayjen TNI Supartodi, anggota DPD RI Anang Prihantoro, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dan Bupati Pringsewu Sujadi. Hadir juga Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar. (tan/jpnn)

Foto: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan tanam jagung serentak di seluruh Indonesia, Selasa (4/9). Ist for JPNN.com

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kementan Dorong Petani Tetap Produktif meski Kemarau


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler