Peduli Usaha Kecil, Pupuk Indonesia Grup Gaet 2.030 UMKM Sepanjang 2020

Selasa, 16 Februari 2021 – 19:00 WIB
Pupuk Indonesia (Ilustrasi). Foto Pupuk Indonesia

jpnn.com, JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyatakan komitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Pasar Digital (PaDi) UMKM yang telah dicanangkan Kementerian BUMN.

Tercatat selama 2020 Pupuk Indonesia Grup telah bekerjasama dengan 2.030 UMKM untuk kegiatan pengadaan, dengan total transaksi senilai Rp2,62 Triliun.

BACA JUGA: Gandeng Ratusan Petani, Pupuk Indonesia Lakukan Penyemprotan Hama di Jember

Selain itu, melalui program PaDi UMKM B2B, Pupuk Indonesia juga telah melakukan transaksi Business-to-Business senilai Rp41 miliar dengan berbagai UMKM di seluruh Indonesia selama 2020.

Adapun UMKM tersebut bergerak dalam bidang jasa ekspedisi dan pengepakan, pengadaan peralatan mesin, pengadaan peralatan elektronik, perawatan peralatan mesin, serta jasa periklanan.

BACA JUGA: Bingung Setiap Datang ke Indonesia, Miyabi: Diundang tetapi Malah Disuruh Pulang

“Melalui program PaDi UMKM, Pupuk Indonesia bisa memberikan ruang dan peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk bertransaksi serta menjalin kemitraan,” ujar Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman, Senin (15/2).

Bakir berharap para vendor UMKM bisa terus mengembangkan produknya dan terus bermitra dengan Pupuk Indonesia, supaya tercipta ekosistem rantai nilai dan rantai pasok yang berkelanjutan.

BACA JUGA: Stok Pupuk Bersubsidi di Sulteng Aman, Mentan: Distribusi Harus Tepat Sasaran

“Kami berharap dengan terjalinnya kerja sama dengan UMKM, Pupuk Indonesia dapat berkontribusi dalam memajukan perekonomian Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harap Bakir.

Bagaimana dengan 2021 ini?

Sementara untuk 2021, Bakir mengungkapkan Pupuk Indonesia bersama dengan anak usahanya, antara lain Pupuk Kaltim, Petrokimia Gresik, Pupuk Kujang, Pusri Palembang, PIM, Mega Eltra, Rekayasa Industri, Pilog, dan cucu perusahaan, PT KDM menargetkan pengadaan melalui UMKM dengan melibatkan 2.233 UMKM dengan nilai transaksi sebesar Rp2,69T.

Selain itu, perseroan juga berencana melakukan transaksi B2B dengan UMKM senilai Rp 144 miliar.

“Sedangkan realisasi transaksi sampai Januari 2021 ini sudah mencapai Rp356 miliar," kata Bakir.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ayu Ting Ting: yang Ngajak Nikah Siapa, yang Dapat Bebannya Siapa


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler