Pegawai Twitter di Dunia Diimbau Bekerja di Rumah

Kamis, 12 Maret 2020 – 21:24 WIB
Ilustrasi Twitter. Foto: Glenn CHAPMAN/AFP

jpnn.com - Twitter mengimbau kepada pegawai mereka, di negara mana pun, untuk bekerja dari rumah demi mencegah penyebaran virus corona.

"Kami berpindah dari yang semula 'sangat menganjurkan kerja dari rumah' pada 2 Maret lalu, sekarang kami meminta pegawai secara global harus bekerja dari rumah," tulis Twitter dalam blog resminya.

BACA JUGA: Twitter Perintahkan Semua Karyawan Kerja dari Rumah

Twitter mengunggah serangkaian saran dan kebijakan baru untuk pegawai mereka dalam tulisan berjudul "Keeping our employees and partner safe during #coronavirus", tertanggal 11 Maret.

Twitter menyatakan akan memberikan upah seperti biasa kepada kontraktor, pekerja yang dibayar per jam serta vendor meski pun mereka tidak bisa bekerja dari rumah.

BACA JUGA: Facebook dan Twitter Tutup 80 Akun Propaganda soal Papua

Twitter menjanjikan akan memberi biaya pengganti jika para pegawai mereka perlu memberi peralatan tambahan agar bisa berkantor dari rumah.

"Kami menyimak masukan dari pegawai kami dan kami memperluas kebijakan kami termasuk peralatan rumahan seperti meja, kursi dan bantal untuk kursi," kata Twitter.

BACA JUGA: Pelabelan Sebagai Upaya Twitter Tekan Konten Manipulatif

Bagi pegawai mereka yang sudah memiliki anak, Twitter memberikan dukungan berupa penggantian biaya penitipan anak atau daycare. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler