Pelajar Madrasah Tsanawiyah Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar

Jumat, 23 April 2021 – 20:41 WIB
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Foto ilustrasi: dok JPNN

jpnn.com, LOMBOK TIMUR - Seorang pelajar sekolah Madrasah Tsanawiyah (Mts) di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, berinisial TS, 14, tewas tergantung di kamarnya, Kamis (22/4) sekitar pukul 15.00 WITA. Kasus tersebut telah ditangani Polsek Sakra.

Informasi yang dihimpun, sebelum korban mengakhiri hidupnya, korban siang itu tidur di rumah pamannya. Saat pulang kerja pamannya, sempat memastikan korban yang tidur di dalam kamar.

BACA JUGA: Rebutan Harta Warisan, Abang-Adik Saling Bacok, Mandi Darah

Melihat korban ada di kamarnya, paman korban langsung beristirahat. Sekitar pukul 14.30 WITA, sang paman membangunkan korban untuk salat dengan cara mengetuk pintu kamar akan tetapi tidak ada yang menyahut‎.

Sementara kamar korban terkunci dari dalam. Tak berapa lama, ayah korban datang mencarinya.

BACA JUGA: Defri Ramadhansyah Sekarang Jalannya Pincang, Kakinya Bolong Diterjang Peluru Polisi

Paman korban memanggil tetapi tak ada sahutan. Curiga terjadi sesuatu pada korban, paman korban langsung naik genteng untuk melihat ke dalam kamar korban.

Paman korban terkejut saat melihat korban dalam kondisi terikat di terali besi jendela kamar dengan posisi seperti bersujud, kepala menempel di pinggir terali jendela.

Melihat kejadian itu,‎ paman korban langsung berteriak memberitahukan bapak korban apa yang dilihatnya.

Mendapat laporan korban gantung diri, bapak korban langsung mendobrak pintu kamar menggunakan potongan besi.

Setelah itu pintu terbuka bapak dan paman korban langsung masuk ke kamar dan membuka ikatan tali yang di ikatkan ke terali jendela mengunakan pisau.

Korban langsung diperiksa denyut nadinya dan korban sudah merehang nyawa.

Kasubbag Humas Polres Lotim Iptu L Jaharudin saat dikonfirmasi membenarkan adanya warga di wilayah Desa Kabar yang diduga meninggal dunia akibat gantung diri.

"Kasusnya sudah dalam penanganan polisi, dan dalam.penyelidikan guna mengungkap penyebab korban akhiri hidupnya dengam gantung diri," katanya.

BACA JUGA: Maling Nekat Bobol Ruang Isolasi Pasien Covid-19, Aksinya Terekam CCTV, Tuh Lihat

Pihak keluarga tidak menginginkan autopsi korban dan menerima kematian korban sebagai musibah, dengan dikuatkan surat pernyataan penolakan autopsi dari pihak keluarga.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler