Pelajar Mati Misterius, Keluarga Lapor Polisi

Jumat, 13 April 2012 – 12:31 WIB
PALANGKA RAYA – Seorang pelajar dari sebuah SMA di Palangka Raya bernama Helda Veronika, meninggal dunia mendadak, Kamis (12/4) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Gadis berusia 17 tahun itu  meninggal setelah sempat menjalani perawatan medis di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya sejak Senin (9/4). Bahkan pagi hari kemarin sekitar pukul 09.00 WIB sempat menjalani operasi.
 
Informasi yang diperoleh Kalteng Pos dari rumah sakit tadi malam menyebutkan, warga Jalan G Obos XXII itu sempat menjalani operasi pukul 09.00 WIB di RSUD Doris Sylvanus. Namun baru keluar dari kamar operasi pukul 14.00 WIB dalam keadaan tak sadarkan diri dengan mengeluarkan darah dari hidung.

Karena tak terima dengan kematian mendadak anaknya tersebut, pihak keluarga langsung mengadu ke Polres Palangka Raya. Bahkan, tadi malam juga, polisi langsung menurunkan anggotanya ke kamar jenazah untuk melakukan visum.

Keterangan dari keluarganya menyebutkan, Helda masuk rumah sakit Senin (9/4) lalu karena mengalami kecelakaan lalu lintas depan SMA 3 Palangka Raya di Jalan G Obos saat mengantar kakaknya berobat. Setelah kecelakaan, dia langsung dibawa ke RSUD Doris Sylvanus untuk mendapat pertolongan medis.

Sempat menjalani perawatan di IGD, Helda langsung diopname, dan baru menjalani operasi kemarin pagi. Pihak keluarga mulai curiga saat Helda keluar dari ruang operasi hingga ke ruang E. Karena saat itu, korban tidak sadarkan diri dengan mengeluarkan darah dari hidung. Bahkan pada sore hari pukul 17.00, Helda Veronika menghembuskan nafas terakhir. Penjelasan dari dokter tidak memuaskan pihak keluarga.

“Anak saya patah kaki sebelah kiri, tapi kenapa kaki sebelah kanannya dibelah. Sebelumnya dia tidak ada keluhan sakit, namun saat setelah operasi anak saya tidak sadar-sadar dan saat setelah operasi dari hidung anak saya mengeluarkan darah kemudian dibawa ke ruangan E, darah kembali keluar. Kemudian dibawa lagi ke ruang ICU hingga akhirnya dia meninggal dunia sekitar pukul 17.00 WIB,” kata Fertilina, Ibu kandung  Helda Veronika, tadi malam.

“Kata dokter meninggal karena luka pada kakinya. Padahal, dia sehat-sehat saja sebelumnya, bahkan sempat bercanda dengan saya,” ungkap Dedi, paman korban.
Sementara pihak RSUD Doris Sylvanus mengaku belum menerima laporan mengenai penyebab meninggalnya pelajar salah satu SMA di Palangka Raya tersebut. “Saya belum menerima laporan, nanti saya cek,” kata drg Irly Yulia,  Wakil Direktur Pelayanan Medik  dan Keperawatan RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya saat dihubungi via telepon, tadi malam.

Pantauan Kalteng Pos di kamar mayat RSUD Doris Sylvanus, nampak keluarga dan rekan korban memenuhi area ruangan jenazah. Untuk memastikan penyebab meninggalnya Helda, pihak keluarga langsung melapor ke Polres Palangka Raya.

“Langsung ditanggapi (polisi, red) dan mereka (maksudnya polisi) langsung meluncur ke ruang mayat,” kata Dedi.(kam/ens)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Dukun Palsu Pengganda Uang Ditangkap Warga

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler