Pelajar SD Digilir Kakek-Kakek, Terungkap karena Korban Hamil

Rabu, 31 Agustus 2016 – 14:44 WIB
Ilustrasi. Foto: dok. Jawa Pos

jpnn.com - MUARA BUNGO - Tragis! seorang pelajar kelas 6 SD berinisial SW, 13, di Kabupaten bungo, Jambi, menjadi korban pemerkosaan secara bergiliran. Tiga pelaku merupakan satu dusun dengan korban. 

Parahnya, dua dari tiga pelaku yang menyebabkan korban hamil tujuh minggu tersebut adalah kakek-kakek.

BACA JUGA: Lihat, Begal Dibopong, Rasain! Rasain!

Masing-masing pelaku adalah Adam bin Muhamad, 70, Abu Bakar bin Samad, 70, dan Junaidi bin Baid, 31. Semua pelaku tersebut adalah warga Dusun Aur Gading Kecamatan Jujuhan Ilir, Muaro Bungo, Jambi.

Kronologis kejadian yang menimpa SW bermula ketika 3 Pria ini melihat rumah yang dihuni keluarga SW dalam keadaan sepi dan kedua orang tua SW tidak berada di rumah.

BACA JUGA: Modus Kartu ATM Tertelan Marak Lagi, Empat Pelaku Diringkus

Pada saat itulah ke-3 pria ini melancarkan niat bejatnya, dengan memperkosa SW di kediaman orang tua SW di RT.02 Dusun Rt Panjang Kec Jujuhan Kabupaten Bungo pada Juli 2016.

Pemerkosaan itu baru terungkap setelah tujuh minggu dari kejadian, tepatnya Senin (29/8) lalu. Yang pertama curiga adalah guru SW di sekolah. 

BACA JUGA: Polisi Bekuk Muncikari Penyedia Bocah Pemuas Nafsu Kaum Gay

Ia melihat ada kejanggalan pada tubuh korban. Selanjutnya sang guru memanggil ibu korban, Lili untuk membawa SW ke bidan.

“Saya terkejut bahwa hasil pemeriksaan bidan anak saya hamil. Setelah menanyakan siapa yang menghamili, anak saya menyebut tiga orang. Pelaku mengiming-imingi anak saya uang,” terang Lili seperti diberitakan Jambi Independen (Jawa Pos Group) hari ini (31/8).

Mendengar pengakuan anaknya, kedua orang tua korban langsung melapor ke Mapolsek Jujuhan Senin (29/8). Hari itu juga ketiga pelaku langsung ditangkap.(Pia/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Prostitusi Online LGBT: 1 Anak Dijual Rp 1,2 Juta


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler