Pelaku Mutilasi Bocah SD di Kebun Durian Akhirnya Terungkap, Bravo, Pak Polisi

Jumat, 04 Maret 2022 – 23:22 WIB
Polisi melakukan olah TKP di lokasi pembunuhan RF, bocah 13 tahun yang dimutilasi di kebun durian di Lampung Timur, Lampung. Foto: radarlampung.co.id

jpnn.com, LAMPUNG TIMUR - Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap bocah berinisial RF, 13, yang jasadnya ditemukan di perkebunan durian di Kecamatan Labuhanratu, Lampung Timur, Lampung.

Mayat RF ditemukan pemilik kebun durian dengan kondisi kepala terpenggal. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Labuhanratu.

BACA JUGA: Kompol Nanang Soal Pisau Pelaku Pembunuhan Sadis Ibu Guru di Halaman Sekolah, Ternyata

Menindaklanjuti laporan tersebut, gabungan Polres Lampung Timur dan Polsek Labuhanratu menuju lokasi kejadian. Dalam penyisiran, kepala RF ditemukan sekitar 40 meter dari tubuhnya.

Jajaran Polres Lampung Timur berhasil meringkus CH, 25, yang diduga pelaku pembunuhan seorang anak di bawah umur berinisial RF (13), Kamis 3 Maret 2022.

BACA JUGA: Setelah Ditabrak dari Belakang, Calon Kades Dibantai di Depan Istri

Setelah menemukan mayat RF, warga mengamankan CH yang diduga sebagai pelaku pembunuhan, sekitar pukul 09.30 WIB. Pemuda itu sempat menjadi sasaran amuk massa.

Selanjutnya CH dibawa ke Mapolres Lamtim guna pengembangan penyidikan lebih lanjut.

BACA JUGA: 7 Mahasiswa di Aceh Kembalikan Beasiswa ke Polisi, Oh Ternyata

“Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan guna mendalami motif pembunuhan tersebut,” jelas Kasatreskrim Polres Lamtim AKP Ferdiansyah.

Sementara Muzakir, salah seorang kerabat RF menjelaskan, remaja itu pergi dari rumah sejak dini hari. Rencananya, akan mencari durian.

Namun, beberapa saat kemudian, keluarga mendapat informasi RF ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

BACA JUGA: Briptu Rehend Diseret Debt Collector, Kombes Supriadi Ungkap Pesan Tegas Kapolda, Siap-Siap Saja

“Kami berharap pelaku mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya,” ujar Muzakir.(*/radarlampung)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler