Pelaku UMKM Hadir di Pameran Pangan Plus, Hadirkan Nasi Ampok Pengganti Beras

Sabtu, 30 September 2023 – 14:41 WIB
Stan yang memamerkan nasi ampok di Pameran Pangan Plus 2023, JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (30/9). Foto: Dokumentasi DPP PDIP

jpnn.com, JAKARTA - Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Ratih mengenalkan nasi ampok yang berbahan jagung ketika hadir sebagai peserta Pemeran Pangan Plus 2023 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (30/9).

Pameran itu dibuat PDIP sebagai rangkaian kegiatan selama Rakernas IV yang dilaksanakan di tempat yang sama dari Jumat (29/9) sampai Minggu (1/10).

BACA JUGA: Versi Pak Jokowi, Tema Rakernas IV PDIP Relevan Terhadap Situasi Global

Ratih mengatakan nasi ampok dari jagung bisa menjadi substitusi pangan rakyat yang selama ini didominasi beras.

"Kami ada nasi ampok juga sebagai pengganti beras,” kata dia di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu ini.

BACA JUGA: Kunjungi Pameran Pangan di Arena Rakernas PDIP, Ratusan Pelajar Dapat Wawasan Baru Soal Pertanian

Ratih yang berasal dari Kediri merasakan ketidakmudahan mengedukasi masyarakat sekitar mengganti beras ke nasi ampok.

Namun, dia mengaku tidak akan menyerah untuk mengedukasi dan secara perlahan melalui dukungan dari PDIP dan Pemerintah Kediri agar terjadi substitusi.

BACA JUGA: Tepis Anggapan Netizen, Najwa Shihab Tidak Tersinggung Ucapan Ganjar

Termasuk, Ratih akan berupaya memasarkan nasi ampok agar menjadi pangan utama di daerah Kediri.

Diketahui, Kediri kini dipimpin oleh Hanindhito Himawan Pramana, yang merupakan kader muda PDIP.

"Jadi, karena beliau masih muda, selalu memberikan bantuan untuk pendampingan, pelatihan, bagaimana mengelola hasil pangan yang baik, mengolahnya, dan memasarkannya. Semua diwadahi dengan baik,” katanya.

Bukan hanya nasi ampok, Ratih juga memamerkan produk buah nanas yang tak hanya memanfaatkan daging saja, melainkan ke sisi daun dan kulit.

“Buahnya itu tak hanya bisa dibuat minuman, daunnya bisa dibuat craft bahkan sampai kain dari serat nanas itu disebut paling kuat. Kulitnya itu bisa jadi permen dan ada seperti agar-agar atau seperti nata de coco, tapi ini terbuat dari nanas ini,” kata Ratih.

Selain itu, dia mengungkapkan UMKM ini bisa menghidupkan warga yang ada di desa-desa Kediri. Misalnya, ada satu desa membuat minumannya.

“Ada satu wilayah yang hanya ada permennya,” ungkap Ratih.

Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendorong penguatan mencari alternatif bahan makanan hasil impor.

Hal itu disampaikan Megawati dalam pidato politik saat membuka Rakernas IV PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (29/9).

Megawati menyontohkan ketergantungan Indonesia terhadap gandum yang selama ini banyak diimpor.

“Guna mengurangi ketergantungannya, bukankah kita memiliki 10 sumber pangan lainnya, yaitu jagung, hanjeli, pisang, porang, sagu, singkong sorgum, sukun, talas, dan ubi jalar yang tentunya kalau diolah dan di backup oleh BRIN kita ini bisa mensubstitusi gandum,” ujar Megawati. (ast/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kronologi Kecelakaan Mengerikan di Exit Tol Bawen yang Menewaskan 4 Orang


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler