Pelamar Daerah Datangi Posko Layanan Informasi Seleksi CPNS

Rabu, 17 September 2014 – 12:15 WIB
Pelamar CPNS dari daerah mendatangi Posko Layanan Informasi Seleksi CPNS berasal dari luar Jabodetabek, Rabu (17/9) hari ini. Foto: Mesya Mohammad/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Sekian lama bersabar, para pelamar terpancing juga kemarahannya. Terlebih pelamar yang datang mengadu di Posko Layanan Informasi Seleksi CPNS berasal dari luar Jabodetabek, Rabu (17/9) hari ini.

Pengadu itu di antaranya berasal dari Sumut, Jayapura, Tegal, Karawang, Lampung, Bangka Belitung, Makassar, Jatim, Jogjakarta, Aceh, Jambi dan Bandung.

BACA JUGA: Menghitung Hari, SBY Mengira Bisa Santai

Mereka marah karena hingga saat ini tidak solusi konkrit yang diberikan Panselnas. Sementara banyak instansi yang akan ditutup hari ini.

"Karena ketidakprofesionalan Panselnas, peluang kami untuk masuk CPNS terbuang. Meskipun belum tentu kami lulus CPNS tapi paling tidak karena Panselnas kami tidak bisa mendaftar," kata Arif, pelamar yang juga mahasiswa S3 UGM saat audiens dengan Panselnas, Rabu (17/9).

BACA JUGA: PKS Sebut Jokowi Lihai Bersilat Lidah

Kritikan pedas juga diungkapkan Budiman Unyi. Karyawan salah satu BUMN di Lampung ini mengatakan, ada ketidaksinkronan antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), BKN, KemenPAN-RB, dan instansi lainnya.

"Kenapa pendaftaran dengan NIK bermasalah. Harusnya Panselnas lebih profesional, jangan antara instansi saling lempar tanggung jawab. Saya jauh-jauh ke sini hanya untuk mengurus pendaftaran keponakan saya dan tidak ada hasilnya," ketusnya.

BACA JUGA: KPK Periksa Mantan Direktur Pembinaan Haji dan Umroh

Kemarahan juga diungkapkan Syarif dari Jayapura. Dia mengaku kecewa karena Panselnas tidak bisa menyelesaikan masalahnya sementara pendaftaran sudah akan ditutup.

"Apa Panselnas tidak memikirkan nasib kami. Kami sudah lama mengajukan pengaduan tapi tidak direspon. Sudah cek di spam, tidak ada juga. Lantas kita mau ngadu ke mana," serunya.

Dari pantauan JPNN, para pengadu yang datang tidak hanya pelamar saja tapi juga didampingi orangtua maupun kerabatnya. Kemarahan dan rasa tidak puas tampak di wajar mereka. "Yang dijawab Panselnas itu-itu saja dan teori karena begitu dipraktekkan tidak bisa," celetuk para pelamar bersahut-sahutan. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menyingkap Misteri Kabinet Jokowi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler