Pelancar Arus Logistik Petani, Dua BUMN Ini Bersinergi

Senin, 30 Juni 2014 – 18:31 WIB

jpnn.com - JAKARTA - PT Pengembangan Armada Niaga Nasional (PANN) Pembiayaan Maritim, menargetkan dapat merealisasikan pengadaan kapal pupuk jenis handymax, milik PT Pupuk Indonesia Logistik senilai US$15 juta.

Kedua BUMN itu telah menandatangani MoU akhir pekan lalu untuk pengadaan kapal angkutan pupuk. Direktur Utama PT PANN Pembiayaan Maritim, Suhardono menuturkan, kerjasama ini sudah dirintis sejak lama dan bagian dari implementasi sinerji BUMN.

BACA JUGA: Harga Gas Tangguh Naik, Pemasukan Negara Bertambah Rp 9 Triliun

"Ini kerjasama strategis dalam rangka memperlancar arus logistik kebutuhan dasar petani, yakni pupuk," ujar Suhardono dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/6).

Setelah MoU tersebut, keduanya akan mempersiapkan roadmap bagi mempercepat pengadaan kapalnya.

BACA JUGA: Harga Gas Tangguh Naik USD 4,7 per MMBTU

"Kapal ini nantinya tidak hanya untuk kepentingan angkutan pupuk domestik, juga ekspor bahkan termasuk bahan baku pupuk," terang dia.

Menurut Suhardono, angkutan industri pupuk di Indonesia perlu terus ditingkatkan dalam mendukung perwujudan kemandirian dan ketahanan pangan nasional.

BACA JUGA: Ekspor ke Taiwan Surplus Rp 16,5 T

Diharapkan melalui peningkatan peran modal transportasi laut, angkutan logistik atas komoditas pupuk akan lebih kompetitif. (chi/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Importer Happy jika Wajib Pakai Rupiah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler