Pelatih Persiba Ingin Balas Kekalahan saat Jamu Persatu Tuban

Jumat, 12 Juli 2019 – 03:59 WIB
Penggawa Persiba diwajibkan mendulang poin penuh pada laga melawan Persatu Tuban, Minggu (14/7). Foto: kaltimpost/jpg

jpnn.com, BALIKPAPAN - Persiba Balikpapan belum pernah sekalipun berhasil mencuri poin pada dua partai tandang yang lalu. Tim berjuluk Beruang Madu ini tengah mencari pelampiasan. Target menyemai tripoin pun kembali disusun.

Menjamu Persatu Tuban, Minggu (14/7) adalah momen tepat skuat Beruang Madu untuk membuktikan diri.

BACA JUGA: PSMS Medan Hanya Boyong 18 Pemain Hadapi PSCS Cilacap

Pelatih Persiba Salahudin mengisyaratkan bakal mengubah sejumlah skema. Selain membuka peluang menurunkan Ismail Haris dan Mardiono sejak menit awal, mantan arsitek Madura FC ini sepertinya bakal merombak lini belakang.

BACA JUGA: Hadi Tri Susanto Jadi Kurir Sabu-sabu Antarnegara, Begini Modusnya

BACA JUGA: Terpuruk di Zona Degradasi, Pemain PSPS Dinilai Kurang Mental dan Visi Bermain

Duet Imam Mahmudi dan Taufiq Kasrun yang selalu tampil sejak awal kompetisi kemungkinan bakal diganti duet Dani Pratama dan Sahrul Kurniawan. “Intinya pada pertandingan nanti semua pemain kelihatan kemampuannya seperti apa,” kata dia.

Keputusan menyiapkan Ismail Haris dan Mardiono sejak menit awal ditegaskan Salahudin bukan hanya karena desakan suporter. Dia menyebut, pada sesi latihan, dua pemain ini sudah menunjukkan performa bagus.

BACA JUGA: Persiba vs Persatu Tuban: Tuan Rumah Cari Pelampiasan

Di sisi lain, dia ingin memberi kesempatan dua pemain ini untuk unjuk gigi. “Saya tahu kualitas dua pemain ini bagus. Ismail musim lalu bikin delapan gol di PSIM, Mardiono juga bagus di Semen Padang dan PSS Sleman,” kata Salahudin selepas memimpin sesi latihan, Rabu (10/7) sore.

BACA JUGA: Jadi Pengedar Sabu-sabu, Dua Aparatur Sipil Negara Ditangkap

Disinggung soal kekuatan calon lawan, Salahudin mengaku sudah menyiapkan strategi khusus. Dia menilai, sisi permainan Persatu Tuban punya kemiripan dengan Sulut United.

Mengandalkan daya juang dan motivasi, skema permainan Persatu, kata Salahudin, cukup sulit ditebak. “Tim seperti ini justru lebih sulit ditebak. Namun, kami sudah antisipasi, saya sudah pelajari permainan mereka,” ungkapnya. (*/hul/ndy/k16)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Salahudin Beri Mardiono dan Ismail Kesempatan untuk Buktikan Diri


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler