Pelatih PSM Makassar Beber Kelemahan Terbesar Timnya

Kamis, 20 Juni 2019 – 14:12 WIB
Para pemain PSM Makassar sedang berlatih. Foto: PSM Makassar

jpnn.com, JAKARTA - PSM Makassar dipaksa mengakui ketangguhan Becamex Binh Duong FC dengan skor 0-1 pada semifinal AFC Cup zona ASEAN di Stadion Go Dau, Thu Dau Mot, Vietnam, Rabu (19/6).

Padahal PSM sempat unggul jumlah pemain. Tim berjuluk Juku Eja itu mendapat keuntungan setelah pemain Becamex Binh Duong FC Trung Tin Nguyen diusir dari lapangan usai mendapat kartu kuning kedua.

BACA JUGA: PSM Berada di Posisi Sulit, Peluang Cukup Tipis

Pemain berposisi bek itu melakukan pelanggaran keras pada Rasyid Bakri pada menite ke-52.

BACA JUGA: Wiljan Pluim Tinggalkan PSM Makassar

BACA JUGA: PSM Bakal Ikuti Jejak Bali United Melantai di Bursa Saham

Situasi tersebut tak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Wiljan Pluim dan kawan-kawan.

Guy Junior yang diplot sebagai ujung tombak serangan juga tak mampu berbuat banyak. Justru lini pertahanan PSM banyak mendapat tekanan.

BACA JUGA: Laga Kontra Arema FC Resmi Ditunda, PSM Bisa Fokus Hadapi Becamex Binh Duong

Petaka justru harus diterima Juku Eja. Tuan rumah sukses menjebol gawang PSM yang dikawal Rivky Mokodompit lewat tandukan Nguyen Tien Linh setelah menerima umpan apik dari Le Tan Tai.

”Kami memang unggul jumlah pemain. Kami juga mencoba menyerang. Kami punya peluang, tetapi belum bisa cetak gol. Justru, mereka seperti tidak mencetak gol. Ini kelemahan kami dan akan kami perbaiki,” tutur pelatih PSM Darije Kalezic.

Keputusan Kalezic mencadangkan striker jangkung Eero Markkanen tampaknya kurang tepat.

Guy minim melakukan penetrasi ke pertahanan lawan. Sebenarnya permainan PSM sedikit berubah kertika Markkanen masuk menggantikan Rizky Pellu pada menit ke 84.

Dua peluang diciptakan striker asal Finlandia tersebut. Namun, Kalezic tetap memberikan pembelaan pada Guy.

”Tidak ada yang masalah. Saya pikir Guy bisa berikan yang terbaik,” tutur pelatih kebangsaan Swiss itu.

Kekalahan ini tentu akan memberatkan langkah PSM pada leg kedua di Stadion Pakansari, Bogor (26/6).

Juku Eja butuh kemenangan dengan margin minimal dua gol untuk bisa melaju ke babak final AFC Cup zona ASEAN.

Namun, Kalezic tak ingin tim asuhannya terlalu larut dalam kekalahan. Pelatih 49 tahun tersebut akan membangkitkan kembali semangat Juku Eja.

”Saat ini saya tahu kekuatan mereka. Banyak pemain berkualitas di Becamex. Saya yakin kami bisa menang di pertandingan selanjutnya,” jelas Kalezic. (nia)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Perbaikan Markas PSM Makassar Dikebut Selama Libur Lebaran


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler