Pelatihan Hukum Pemilu Penting Digelar Rutin

Sabtu, 28 Oktober 2023 – 20:58 WIB
CEO Prospektif Network Teuku Mahdar Ardian menilai pentingnya pelatihan hukum pemilu digelar secara rutin jelang Pemilu 2024. Foto: Ist.

jpnn.com - JAKARTA - CEO Prospektif Network Teuku Mahdar Ardian menilai pemahaman masyarakat akan hukum pemilu penting ditingkatkan, demi terselenggaranya Pemilu 2024 yang bersih dan sehat.

Dia menilai pelatihan sebaiknya digelar secara rutin, sehingga masyarakat benar-benar memahami hal-hal yang diatur dalam pelaksanaan pemilu.

BACA JUGA: Ucapkan Selamat Ultah kepada Ganjar, Anies Baswedan Kebanjiran Pujian

Alasan ini yang kemudian membawa Prospektif Network menyelenggarakan training hukum Pemilu, di Amaris Hotel, Jakarta, Kamis (26/10) lalu.

"Butuh kepemimpinan ekstra dan kerja sama yang baik agar seluruh proses suksesi Pemilu 2024 terselenggara dengan baik dan aman. Karena itu pemahaman masyarakat terkait hukum pemilu juga harus terus ditingkatkan," ujar Mahdar dalam keterangannya dipublikasikan Sabtu (28/10).

BACA JUGA: Politikus Perindo Berharap MKMK Menjawab Tuntas Keresahan Publik soal Nepotisme

Menurut Mahdar, training yang digelar menghadirkan empat pemateri. Yakni, advokat dan pengacara Mahkamah Konstitusi (MK) Muhammad Ali Fernandez, berbicara tentang kampanye dan skema penyelesaian sengketa proses pemilu.

Kemudian Komisioner Bawaslu RI Puadi, berbicara mengenai kewenangan Bawaslu dalam melakukan pengawasan dan penyelesaian sengketa.

BACA JUGA: Jubir TPN: Ganjar-Mahfud Berkomitmen Memperkuat KPK untuk Berantas Korupsi Kakap

Pembicara lain dari Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Pusat Mabes Polri, yakni Kompol. Nur Said dan Iptu Tri Mulyono.

Keduanya memaparkan mengenai penyelesaian sengketa pidana pemilu sejak penyidikan sampai persidangan.

Menurut Kompol Nur Said, pengetahuan mengenai hukum pemilu, gakkumdu serta tindak pidana bertujuan agar masyarakat mengetahui kampanye yang sesuai aturan, hukum pemilu dan tindak pidana pemilu.

Dengan demikian pada akhirnya masyarakat dapat menghindari dan tidak melakukan perbuatan tindak pidana, sehingga kualitas pemilu dan demokrasi makin baik.

Sementara itu advokat dan pengacara Jokowi-Ma’ruf Amin di MK pada 2019 lalu, Andi Syafrani berbicara mengenai kampanye pilpres dan perselisihan sengketa pemilu di MK.

Pelatihan hukum pemilu dengan tujuan kampanye yang sehat rencananya digelar Prospektif Network secara rutin, sampai memasuki masa kampanye dan berakhir di masa tenang. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lawan Kebangkitan Nepotisme, Anies: Negara Bukan Milik Keluarga


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler