Pelindo I Kembangkan Belawan New Container Terminal

Rabu, 19 Februari 2020 – 04:29 WIB
PT Pelindo I melakukan penataan organisasi pada terminal peti kemas yang berada di wilayah Medan, yakni Belawan International Container Terminal (BICT) dan Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB). Foto Pelindo I

jpnn.com, KUALA TANJUNG - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I saat ini sedang melakukan pengembangan Belawan New Container Terminal serta Pelabuhan Hub Internasional dan Kawasan Industri Kuala Tanjung yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Direktur Utama Pelindo 1 Dian Rachmawan menjelaskan perseroan saat ini sedang mengembangkan Belawan New Container Terminal.

BACA JUGA: Pelindo I Resmi Bergabung jadi Anggota KADIN

Belawan New Container Terminal yang memiliki panjang dermaga 700 meter dengan kedalaman kolam -14 meter LWS (Low Water Spring) yang mampu melayani kapal Post Panamax atau kapal dengan bobot 50 ribu DWT. Saat ini juga sudah dilengkapi dengan empat unit Ship-to-Shore (STS) Crane, 12 unit Automatic Rubber Tyred Gantry (ARTG), dan 20 unit Head Truck.

"Pelindo 1 juga sedang melakukan pengembangan Pelabuhan Hub Internasional dan Kawasan Industri Kuala Tanjung," kata Dian.

BACA JUGA: Pelindo I Optimalisasi Pelabuhan Kuala Tanjung

Pada November 2019, Pelindo 1 telah menandatangani Head of Agreement (HoA) dengan Port of Rotterdam Authority dan Zhejiang Seaport dengan pokok-pokok perjanjian di antaranya: Pelindo 1 dengan Zhejiang Seaport akan membuka rute call internasional dari Kuala Tanjung Ke Ningbo dan sebaliknya.

Nah dengan pengembangan Pelabuhan dan Kawasan Industri di Kuala Tanjung ini diproyeksikan akan membuka sebanyak 90 ribu lapangan pekerjaan dan meningkatkan potensi ekonomi sebesar USD 30 Miliar.

BACA JUGA: PP Akan Jual Dua Jalan Tol dan Pelabuhan Kuala Tanjung

“Ke depannya, pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung yaang terintegrasi dengan failitas penunjang pelabuhan berupa kawasan industri yang akan menarik investasi swasta dan asing, sehingga memberikan dampak bagi pertumbuhan sosial dan ekonomi nasional,” tandas Dian.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler