jpnn.com - JAKARTA - Bareskrim Polri masih kesulitan menemukan tersangka pembocor soal ujian nasional ke internet. Sampai saat ini pemeriksaan terhadap saksi dan penggeledahan mencari barang bukti terus dilakukan.
"Masih diperiksa, belum ada tersangka," tegas Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan, Senin (20/4), di PTIK, Jakarta Selatan.
BACA JUGA: Honor Guru Bantu Belum Dibayar, Uang Transport Disunat
Anton mengakui, pengupload soal-soal dan jawaban ujian ke internet juga masih belum ditemukan. Namun, ia membantah Polri kesulitan menemukan pihak yang dimaksud. "Bukan kesulitan, tapi butuh waktu," bantahnya.
Namun, ia menjelaskan, sejauh ini belum ada indikasi penjualan dokumen soal secara langsung. Menurutnya, kalau ada tentunya perusahaan memberikan uang.
BACA JUGA: Korupsi Dana BOS, Kepsek Dituntut 4 Tahun
"Tidak ada penjualan dokumen secara langsung. Yang jelas, kasus ini masih ditangani tim Cyber Crime Bareskrim Polri. Empat terlapor sudah diperiksa. Kami mohon masyarakat sabar. Mohon waktu. Semua ingin super cepat," pungkas jenderal bintang dua itu. (boy/jpnn)
BACA JUGA: NTT Gelar UN Paling Jujur
BACA ARTIKEL LAINNYA... UN Bocor, Hasilnya tak Bisa Jadi Pemetaan Pendidikan
Redaktur : Tim Redaksi