Pemda Lalai, Pengelolaan DAK Amburadul

Rabu, 29 Juli 2009 – 16:21 WIB
JAKARTA-  Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Freddy Numberi menyesalkan sikap beberapa pemerintah daerah dalam mengelola Dana Alokasi Khusus (DAK)Pasalnya, akibat kelalaian dalam melakukan monitoring terhadap pengelolaan dana tersebut mengakibatkan berbagai penyimpangan terjadi sehingga catatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kalau dilihat dari hasil temuan BPK di Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), yang disclaimer itu kebanyakan karena penyaluran DAK

BACA JUGA: 2010, DKP Alokasikan DAK Rp2,3 triliun

Sedangkan pengelolaan keuangan pusat baik-baik saja.” kata Freddy dalam rapat kerja dengan PAH IV DPD RI, Rabu (29/7).

Karena itu, Freddy Numberi meminta daerah-daerah penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) harus melakukan monitoring dengan sangat ketat serta mempertanggungjawabkan bantuan yang diterimanya
"Demikian juga DPRD diharapkan ikut mengawasi eksekutif dalam mengelola DAK tersebut," kata dia lagi.

Freddy menambahkan ada banyak contoh bantuan dari pemerintah pusat berupa cool storage dan SPBU hanya disia-siakan pemerintah daerah

BACA JUGA: Istri Noodin M Top Bisa Jadi Tersangka

"Padahal itu seharusnya digunakan untuk mensejahterakan petani, nelayan, dan masyarakat pesisir,” kata Freddy


Lebih jauh diungkapkan agar tidak bermasalah dengan KPK maupun BPK, Freddy menegaskan mulai tahun ini pihaknya akan memperketat pemberian DAK

BACA JUGA: Pensiun, Kapolda Bali dan Gubernur Akpol Diganti

Di mana daerah yang serius untuk mensejahterakan petani dan nelayan akan mendapatkan anggaran lebih.

“Daerah yang tidak serius, akan kita pindahkan dananya ke daerah yang serius mengelola DAK dengan baikDKP tidak mau bermasalah dan diuber-uber KPK serta BPK,” tegasnya(esy/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Noordin Diduga Pakai Cadar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler