Pemeriksaan Mata Rutin Pada Anak Sangat Penting, Orang Tua Wajib Tahu Ini

Selasa, 10 Januari 2023 – 20:44 WIB
Ilustrasi pemeriksaan mata. Foto: dok pribadi for JPNN

jpnn.com - Melakukan pemeriksaan mata secara rutin adalah salah satu hal terbaik yang Anda bisa lakukan bersama anak dan keluarga.

Penglihatan yang buruk akan menurunkan kualitas kehidupan terutama pada anak-anak.

BACA JUGA: Jaga Kesehatan Mata dengan Mengonsumsi 5 Makanan Ini

Salah satu penelitan medis yang dilakukan di University of California, Los Angeles menyatakan bahwa 80% aktivitas dan prestasi belajar anak-anak di sekolah diterima melalui mata.

Sebanyak 20 persen anak sekolah memiliki gangguan penglihatan yang bisa dideteksi dengan melakukan pemeriksaan mata secara komprehensif.

BACA JUGA: Baik untuk Kesehatan Mata, Ini 5 Manfaat Jambu Air yang Perlu Anda Ketahui

“Banyak orang tua khususnya di Indonesia yang baru menyadari bahwa kesehatan mata anak itu penting ketika anaknya terlanjur memiliki gangguan penglihatan. Anak-anaknya jadi sulit belajar dan aktivitasnya menjadi terbatas akibat penglihatan yang buruk. Pemeriksaan mata harus dilakukan sejak dini terutama saat anak-anak menginjak usia sekolah, karena inilah golden period mereka dimana bisa membantu tumbuh kembang anak,” kata Andri Agus Syah, dokter Optometri dan Terapi Ortho K Specialist di VIO Optical Clinic, Selasa (10/1). 

Pemeriksaan mata penting dilakukan agar bisa menjaga kesehatan mata anak tetap sehat dan terkontrol.

BACA JUGA: Seberapa Efektif Wortel untuk Kesehatan Mata?

Dengan melakukan pemeriksaan mata, kita sebagai orang tua telah melakukan tindakan preventif dan penanganan dini sebelum terjadi gangguan penglihatan yang memburuk di kemudian hari.

Terkadang ada beberapa kondisi mata yang bisa saja terjadi dan berdampak tidak baik pada mata tanpa kita sadari sebelumnya. Dan gejala dari kondisi tersebut baru muncul saat kondisinya sudah parah.

Maka dari itu, pemeriksaan mata dianjurkan harus dilakukan secara rutin agar bisa membantu mencegah risiko gangguan penglihatan yang parah.

Gangguan penglihatan yang umum terjadi pada anak-anak adalah miopi atau yang dikenal dengan mata minus.

Ada fenomena Myopia Booming dimana pertumbuhan mata minus dewasa ini semakin berkembang pesat akibat intensitas penggunaan gadget selama pandemi Covid 19. Tentunya hal ini sangat mengkhawatirkan. 

Andri Agus Syah menambahkan bahwa anak-anak yang mengalami mata minus pada usia dini cenderung akan mengalami kenaikan mata minus secara progresif.

Apabila kondisi mata minus pada anak tidak segera diberikan penanganan dengan cepat dan tepat akan membahayakan kesehatan mata mereka kelak dan sangat sulit untuk diatasi jika sudah semakin parah.

“Ada beberapa kondisi mata yang bisa dialami oleh anak-anak yang mengalami mata minus progresif, seperti mata malas atau yang dikenal dengan Amblyopia. Selain mata malas, mata minus yang tinggi bisa berisiko terjadinya katarak sejak dini, lepasnya retina pada mata, penyakit glaukoma, dan bahkan kebutaan," ujar Andri Agus Syah.

Dengan melakukan pemeriksaan mata yang rutin juga kita bisa mengecek kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Dalam proses pemeriksaan mata, Eyecare Professional dan Dokter Mata bisa mengamati dan mengevaluasi kesehatan dari pembuluh darah yang terdapat pada retina mata.

Hal ini tentunya baik karena dari situ para Eyecare Professional dan Dokter Mata bisa mengetahui kondisi seperti diabetes, hipertensi, dan lain sebagainya.

Pemeriksaan mata rutin juga penting bagi mereka yang mengalami diabetes atau pasien yang berisiko pada penyakit-penyakit tertentu.

Studi yang dilakukan di Amerika menunjukan orang yang mengalami diabetes bisa juga terkena Retinopati Diabetik dimana penyakit mata ini menjadi faktor kebutaan yang sering terjadi pada orang dewasa.

Pada tahap-tahap awal, penyakit mata Retinopati Diabetik bisa saja tidak menimbulkan gejala sama sekali.

Hanya dengan melakukan pemeriksaan mata rutin sajalah, penyakit mata tersebut bisa terdeteksi dan kita bisa menanganinya sejak dini agar kondisinya tidak semakin parah.

“Pemeriksaan mata itu tidak hanya dilakukan ketika kita memiliki masalah pada penglihatan saja. Namun, tetap harus rutin dilakukan meskipun pandangan kita terlihat baik-baik saja. Hal ini penting dilakukan agar kita terhindar dari penyakit mata yang tidak kita inginkan," ungkap dr. Weni Puspitasari, M selaku spesialis mata di VIO Optical Clinic Bekasi. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler