Pemerintah AS Borong 500 Juta Alat Tes COVID Agar Rakyat Tak Perlu Bayar

Rabu, 05 Januari 2022 – 18:32 WIB
Joe Biden. Foto: AP/Carolyn Kaster

jpnn.com, WASHINGTON DC - Pemerintahan Presiden Joe Biden sedang menyelesaikan kontrak pembelian 500 juta alat tes cepat COVID-19 yang rencananya akan didistribusikan secara gratis kepada warga Amerika yang meminta, kata juru bicara Jen Psaki, Selasa (4/1).

Varian Omicron virus corona menyebar dengan cepat ke seluruh Amerika Serikat sejak terdeteksi pada 1 Desember.

BACA JUGA: Ada 9 Kasus Positif Covid-19, SMPN 2 Depok Adakan Tes PCR bagi 300 Siswa

Omicron menggantikan Delta sebagai varian dominan dan memicu gelombang infeksi baru, yang mendorong kasus harian tercatat mendekati angka satu juta pada Senin (3/1).

Psaki tidak memberikan perincian tentang seberapa cepat perangkat tes itu akan tersedia. Pemerintah, katanya, sedang dalam proses menyelesaikan kontrak dan mengharapkan pengiriman pertama dari produsen akan segera datang.

BACA JUGA: Harga Tes PCR Mencekik, Pandemi Covid-19 Jadi Lahan Bisnis?

Laman yang akan digunakan untuk meminta alat tes gratis itu akan aktif dan berjalan akhir bulan ini, tambahnya.

"Ini soal menggratiskan alat tes itu dan dapat diakses oleh orang-orang yang menginginkannya," kata Psaki.

BACA JUGA: Tes Usap PCR Covid-19 di Aceh Gratis

Presiden Biden mengumumkan inisiatif tes gratis pada Desember ketika varian Omicron membuat orang Amerika berebut untuk mendapatkan tes.

Tes menjadi sulit ditemukan di banyak daerah, dan antrean panjang sering terjadi di tempat yang tersedia.

Varian Omicron diperkirakan menyumbang lebih dari 95 persen dari infeksi virus corona yang beredar di Amerika Serikat pada 1 Januari, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mengatakan pada Selasa (4/1).

Varian yang menyebar cepat itu pertama kali terdeteksi di Afrika selatan dan Hong Kong pada November dan sejak itu melanda dunia dengan kecepatan kilat.

Namun, tanda-tanda bahwa varian itu bisa menyebabkan gejala yang lebih ringan daripada varian sebelumnya telah memberikan sedikit kelegaan. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler