Pemerintah Harapkan Turis Tiongkok, Bukan TKA Ilegal

Rabu, 28 Desember 2016 – 06:00 WIB
Menkopolhukam Wiranto. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com - JPNN.Com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto ikut menguatkan bantahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas kabar tentang serbuan tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal Tiongkok. Wiranto mengatakan, pemerintah menginginkan adanya lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok.

"Yang diharapkan jutaan itu nanti turis dari Tiongkok yang nanti akan diterima di Indonesia," ujar Wiranto di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (27/12).

BACA JUGA: Bareskrim Incar Akun Medsos Penebar Hoax TKA Tiongkok

Namun, tutur mantan Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) itu, wisatawan asal Tiongkok bisa masuk Indonesia dengan fasilitas bebas visa tetap harus taat aturan. Apabila masa berlaku visa habis, maka mereka harus angkat kaki dari Indonesia.

"Kalau mereka tetap di sini ya nanti ditangkap karena melanggar aturan," katanya.

BACA JUGA: Zulkifli Sebut Isu TKA Tiongkok untuk Sudutkan Jokowi

Sebelumnya, Presiden Jokowi merasa geram dengan sejumlah pihak yang terus menyebar isu adanya serbuan TKA asal Tiongkok ke Indonesia. Jokowi meminta pihak kepolisian untuk mengusut dan menindak para pelaku penyebar isu ini.

Menurut Jokowi, para penyebar isu  menyebut tenaga kerja Tiongkok yang masuk ke Indonesia berjumlah 10 juta. Padahal, lanjut Jokowi, angka 10 juta itu adalah target pemerintah tentang angka wisatawan dari Tiongkok.

BACA JUGA: Jokowi: Jangan Percaya TKA dan Investasi Jadi Ancaman

Sedangkan angka warga negara Tiongkok yang saat ini bekerja di Indonesia ada 21 ribu orang.(cr2/JPG)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anak Buah SBY Minta Pemerintah Buka Data TKA Tiongkok


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler