Pemerintah Sudah Punya Konsep Ketahanan Pangan yang Baik

Kamis, 07 Maret 2019 – 13:43 WIB
Presiden Joko Widodo saat berada di sawah. Foto: Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Arya Bima menilai pemerintah memiliki arah strategi yang jelas untuk merealisasikan ketahanan pangan guna menjaga peningkatan konsumsi dari pertumbuhan penduduk.

Cara menuju ketahanan pangan dilakukan dengan mengupayakan swasembada dan pola hubungan antarnegara yang tidak ketergantungan (interdepedensi).

BACA JUGA: Peternak Ayam di Bogor Apresiasi Langkah Kementan

"Pemerintahan Joko Widodo mempunyai prioritas mencapai swasembada pangan hingga 80 persen," ucap Arya, Kamis (7/3).

Selain itu, sisanya bersifat kerja sama pangan antara negara yang tak ketergantungan. Sebab, impor pangan bukan jadi fokus program kerja, melainkan hanya kebijakan penunjang stabilitas dan cadangan domestik

BACA JUGA: Bocoran Hasto: Akan Ada Mesin Pengawet Bawang dari Bu Mega

"Roadmap pangan tampak jelas. Mulai kemandirian untuk menuju kedaulatan pangan sehingga ada ketahanan pangan untuk memenuhi konsumsi akibat lonjakan penduduk," ujar Arya.

Arya menilai pemerintah kini menyadari bahwa pertambahan penduduk harus diikuti dengan peningkatan produksi pertanian.

BACA JUGA: Kebijakan Tanam 5 Persen Berhasil Percepat Swasembada Bawang Putih

Arya menuturkan, Jokowi bersama Kementerian Pertanian sudah menyusun waktu pengaturan produksi pangan secara terarah serta cermat.

Selain itu, kata Arya, infrastruktur pertanian juga diprioritaskan sebagai bagian dari pembangunan lainnya sehingga menunjang ketepatan produksi.

"Proses pembangunan dan ketersediaan embung, kan, sekarang masif, ya, untuk pertanian. Juga revitalisasi waduk irigasi. Rasanya cukup sistematis arah menuju ketahanan pangan kita," ungkap Arya. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penggunaan Anggaran Bersih, Kementan Optimal Tingkatkan Produksi dan Sejahterakan Petani


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler