Pemimpin Hong Kong Dukung Polisi Gunakan Kekerasan kepada Demonstran

Minggu, 20 Oktober 2019 – 05:24 WIB
Chief Executive Hong Kong Carrie Lam menyampaikan permintaan maaf kepada rakyat, Selasa (18/6). Foto: Reuters

jpnn.com, HONG KONG - Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mendukung polisi bertindak tegas dalam menangani demonstrasi besar-besaran yang bakal digelar hari ini, Minggu (20/10).

Aksi hari ini bakal menguji kekuatan gerakan prodemokrasi di Hong Kong. Para penggerak demonstrasi bertekad terus melanjutkan aksi mereka kendati polisi sudah menyatakannya sebagai ilegal.

BACA JUGA: Delon Terancam Batal Bulan Madu ke Hong Kong

Lam menyatakan dalam wawancara dengan RTHK, Sabtu (19/10), polisi telah menggunakan metode yang tepat dalam mengatasi demonstrasi dan kerusuhan. Lebih 2.600 orang telah ditahan sejak tensi protes meningkat pada Juni.

Demonstrasi di Hong Kong berawal dari protes terhadap rancangan undang-undang yang memungkinkan pelanggar hukum di Hong Kong diekstradisi ke Tiongkok daratan. Rancangan undang-undang tersebut sebenarnya sudah dicabut bulan lalu, tetapi massa tetap berunjuk rasa sampai sekarang. (ant/dil/jpnn)

BACA JUGA: Buruh Migran Indonesia Demo di Depan KJRI Hong Kong, Apa Tuntutan Mereka?

BACA JUGA: Mahathir Yakin Tiongkok Bakal Kerahkan Militer ke Hong Kong


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler