Pemirsa Senang Program YKS di TransTV Dihentikan

KPI Minta Stasiun Televisi Lakukan Pembinaan

Kamis, 26 Juni 2014 – 16:36 WIB

jpnn.com - KOMISI Penyiaran Indonesia (KPI) tak hanya memberikan sanksi berupa penghentian sementara program TransTV Yuk Keep Smile (YKS) yang dinilai telah melecehkan seniman Betawi Benyamin Sueb. Namun, KPI juga meminta agar stasiun televisi tersebut memberikan pembinaan kepada awaknya agar bisa meningkatkan kualitas siaran. 

"KPI juga memerintahkan manajemen Trans TV melakukan pembinaan untuk meningkatkan kualitas isi siaran kepada seluruh jajaran program, produksi, dan pengisi acara, termasuk juga artis-artis yang tampil," kata Ketua KPI Pusat Judhariksawan dalam siaran persnya, Kamis (26/6).  

BACA JUGA: KPI Larang TV Tayangkan Aktivitas Hypnotherapy

Ya, perintah itu adalah buntut dari dugaan pelecehan yang dilakukan para pengisi program lawakan YKS yang disiarkan pada 20 Juni lalu. 

Saat itu, Ferdian menghipnotis Caisar yang  phobia terhadap anjing. Ferdians kemudian melakukan sugesti bahwa setiap anjing yang dilihat oleh Caisar adalah sosok Benyamin yang lucu. 

BACA JUGA: Jatuhkan Sanksi, KPI Hentikan Program YKS di TransTV

Selang beberapa saat, crew YKS membawa seekor anjing. Spontan Caisar yang melihat anjing itu langsung tertawa dan menganggap anjing itu sebagai Benyamin S. Kontan aksi itu menuai protes dari keluarga dan penggemar Benyamin. 

Atas ulah para pengisi acara itu, KPI pun menyatakan bahwa YKS telah melangar pasal 24 ayat (1) Standar Program Siaran. Dimana aturan itu melarang program siaran televisi menampilkan ungkapan kasar dan makian, baik secara verbal maupun nonverbal, yang mempunyai kecenderungan menghina atau merendahkan martabat manusia.

BACA JUGA: Donita Bilang Lebih Cepat Menikah, Lebih Baik

Para penggemar YKS pun untuk sementara waktu harus gigit jari lantaran KPI menjatuhkan sanksi untuk menghentikan program acara tersebut.   

Sementara itu para pemirsa televisi yang juga pembaca JPNN memberikan komentar positif atas dihentikannya sementara program YKS. "Alhamdulillah,akhirnya YKS ditutup selamanya. Jangan sementara. Kalau sementara ada dominan akan tayang lagi. Program ga ada manfaatnya," tulis pembaca yang menggunakan nama Lempap. 

Ada juga pembaca bernama Orang Jakarta menuliskan, "Jempol untuk KPI, TUTUP Acara YKS Secara PERMANEN... hanya menampilkan KEBODOHAN dan PEMBODOHAN..."

"Semoga jadi pembelajaran bagi tayangan-tayangan yang lainnya," tulis Bhineka Tunggal Ika. (mas/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Diperiksa Polisi, Pipik Ditanyai Koleksi Senjata Almarhum Uje


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler