Pemkab Tangerang Geber Vaksinasi Massal Anak Sekolah, 100 Ribu Dosis Disiapkan

Senin, 19 Juli 2021 – 23:39 WIB
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau vaksinasi massal anak sekolah di SMPN 2 Tigaraksa. Foto Humas Pemkab Tangerang

jpnn.com, TANGERANG - Pemkab Tangerang menggeber kegiatan vaksinasi massal untuk anak sekolah dan usia remaja. Tujuannya agar terbentuk kekebalan komunitas atau herd immunity di anak-anak usia sekolah dan remaja di wilayahnya.

"Target kami anak usia 12 sampai 17 tahun semuanya harus menerima vaksinasi," kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam keterangan resminya, Senin (19/7).

BACA JUGA: Wakil Ketua MPR RI: Percepatan Vaksinasi Harus Jadi Gerakan Bersama

Dia memaparkan, anak-anak hingga remaja menjadi salah satu prioritas vaksinasi karena mereka rentan terpapar Covid-19 seiring dengan munculnya varian delta. Pemkab Tangerang sudah melakukan simulasi vaksinasi massal untuk siswa di SMP Negeri 2 Tigaraksa. 

Kegiatan ini dilaksanakan dengan lancar dan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat di tengah naiknya kasus Covid-19 di berbagai wilayah Indonesia.

BACA JUGA: Keluarkan Biaya Puluhan Juta Lebih, Warga Indonesia Berlibur Sekaligus Vaksinasi Gratis di Amerika Serikat

"Kami memang atur secara ketat karena anak-anak agar disiplin menerapkan prokes di tengah pandemi," ujarnya.

Sebanyak 160 siswa dan siswi SMP, SMA sederajat di wilayah Kabupaten Tangerang, bekerja sama dengan PGRI dan juga sekolah.

BACA JUGA: TNI AL di Dumai Gelar Serbuan Vaksinasi Kepada Masyarakat Maritim

Bupati telah memastikan kesediaan stok vaksin Covid-19 untuk vaksinasi massal anak sekolah dan remaja. Pemkab juga telah meminta ke Dinas Kesehatan Provinsi Banten, juga Kementerian Kesehatan agar mengalokasikan vaksin dalam jumlah lebih besar.

"Kuota yang sekarang ini akan kami habiskan sebanyak 100 ribu dosis vaksin. Insyaallah dalam lima sampai enam hari akan habis, karenanya kami sudah ajukan penambahan lagi," ujar Zaki.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Saifullah menyebutkan jumlah total siswa yang ada mulai kelas l hingga kelas IX sekitar 214 ribu anak. Namun, untuk kelas 6 ke atas atau usia 12-17 tahun hanya mencapai 100 ribuan.

"Hari ini total siswa siswi yang mendapatkan dosis vaksin sebanyak 681 orang, mulai dari SD, SMP, SMA, SMK dan MAN," kata Saefullah.

Syifa Rizki salah satu siswi SMP Negeri 1 Tigaraksa yang ikut menerima vaksinasi di SMPN 2 Tigaraksa menyatakan awalnya mengira suntikan vaksinasi akan menyakitkan tetapi nyatanya tidak. Dirinya bersama temannya juga mengaku tidak ada gejala setelah divaksinasi.

"Ternyata tidak sakit suntiknya dan tidak ada gejala apa-apa yang saya rasakan," tandasnya. (esy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler