Pemko Jamin Stok Daging Cukup

Senin, 17 Juni 2013 – 01:11 WIB
MEDAN - Pemerintah Kota Medan menjamin stok daging cukup menjelang bulan suci Ramadan 1424 H. Untuk harga juga diprediksi akan stabil berkisar Rp 83-Rp 85 ribu per kilogram. Karena itu, masyarakat Medan diharapkan tidak perlu khawatir terhadap kenaikan harga daging menjelang Ramadan.

"Stok daging sapi untuk Kota Medan menjelang Ramadan ini sudah lebih dari cukup. Stok daging kita ada dari impor, local juga stok daging dari PTPN," ujar Dirut PD Rumah Potong Hewan (RPH) Medan Putrama Alkhairi, Minggu (16/6).

Dijelaskannya, stok daging impor ada sebanyak 2 ribu ekor, sementara stok daging dari PTPN 3 ada sebanyak 175 ekor, PTPN 4 sebanyak 125 ekor, stok Bulog sebanyak 900 ekor. "Masih ada stok dari PTPN 2. Kalau dilihat dari rata-rata kebutuhan masyarakat Medan untuk daging dalam sehari berkisar 30-35 ekor, jadi stok yang kita punya cukup untuk menghadapi Bulan Ramadhan nanti," jelasnya

Diakuinya, menjelang puasa dan lebaran biasanya kebutuhan meningkat. Hal ini membuat Rumah Potong Hewan terpaksa memotong sebanyak 100-125 ekor. Pemotongan ini dijelaskan juga dilakukan dengan pengawasan ketat, sehingga masyarakat tidak perlu ragu akan kebersihan daging potongan itu. "Kita juga selalu melakukan pengawasan proses antimortem dan pos mortem untuk pemotongan sapi dengan baik," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan (Tanla) Kota Medan, Akhyar mengatakan, stok sapi hidup utk kebutuhan punggahan puasa dinilai cukup. Selain stok dari peternak lokal sekitar Medan, Pemko Medan juga mendapat suplay dari PTPN II, PTPN III dan PTPN IV dengan jumlah sekitar 400 ekor. Bulog juga menyuplai 900 ekor. Tidak ketinggalan Importir Eldira, Lembu Andalas Langkat (LAL) dan Juang Jaya Tanjung Morawa mensuplay sekitar 3000 ekor.

"Warga Kota Medan tidak perlu khawatir dengan stok daging. Kita memiliki stok yang cukup. Selain suplay dari para peternal lokal sekitar Kota Medan, kita juga mendapat suplay dari perusahaan BUMN dan juga perusahaan swasta lainnya," ungkapnya.

Akhyar juga menjelaskan, untuk menghindari penyakit, pihaknya terus berupaya melakukan pengawasan rutin termasuk penyakit sapi. "Kita terus melakukan pengawasan dan memantau ke pasar. Ada juga petugas kita di RPH untuk membantu kegiatan pemotongan. Bagi masyarakat yang akan mengkonsumsi daging diharapkan dapat memilih daging yang asuh yakni, aman sehat juga halal," pungkasnya. (mag-7)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Saluran Irigasi Dipenuhi Bangunan Liar

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler