Pemkot Jakpus Gunduli Trotoar di Cikini, Duh Panasnya

Senin, 04 November 2019 – 21:58 WIB
Penebangan pohon angsana di trotoar Cikini, Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2019). (ANTARA/Livia Kristianti)

jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak delapan pohon berusia tua yang berada di trotoar dekat Stasiun Cikini ditebang untuk pelebaran jalur pejalan kaki di kawasan yang termasuk dalam Kegiatan Stategis Daerah (KSD).

Berdasarkan pantauan ANTARA hingga pukul 11.30 WIB, belasan petugas dari Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat dan Utara masih berusaha mengangkat akar pohon yang sudah ditebang sebelumnya.

BACA JUGA: KLHK Siapkan Bibit Pohon Untuk Rehabilitasi Hutan dan Lahan

"Saya baru hari ini ke sini, sudah dari Oktober sih dipotongnya," kata salah satu petugas PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Perorangan) Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat Rio Sutrisno disela-sela istirahatnya memangkas sisa pohon yang ditebang, Senin.

Rio mengatakan, penebangan pohon- pohon di sepanjang trotoar Cikini dilakukan agar pejalan kaki dapat dengan nyaman berjalan dengan permukaan tanah yang rata.

BACA JUGA: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon

Pohon-pohon yang ditebang itu berada di satu deret trotoar yang sama yang bersebelahan dengan Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta Pusat.

"Pohon itu jenisnya angsana," kata Sumardi salah seorang petugas keamanan yang bekerja di Gedung Kementerian ESDM yang dekat dengan tempat penebangan pohon itu.

BACA JUGA: Jatuh dari Pohon Kelapa, Santri Ponpes Raudhatul Ulum Meninggal Dunia

Sumardi juga yang merupakan penduduk Cikini mengatakan keberatan dengan pemotongan pohon yang sering digunakan masyarakat untuk berteduh.

"Gak rela dong, kan ini jadinya bikin panas pejalan kaki, gak ada tempat neduh," kata Sumardi.

Senada dengan Sumardi, pejalan kaki yang sering melewati trotoar Cikini Sigit merasa keberatan karena saat ini pohon yang berfungsi jadi peneduhnya sudah tidak ada lagi. "Jadi panas banget, jangan ditebang harusnya," kata Sigit. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler