Pemprov Babel Karantina Desa Bencah karena Penularan Covid-19 Sudah Mengkhawatirkan

Sabtu, 13 Februari 2021 – 18:32 WIB
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengkarantina Desa Bencah Kabupaten Bangka Selatan, karena warga di tujuh dari 10 rukun tetangga (RW) di desa tersebut terpapar COVID-19. (Aprionis)

jpnn.com, BANGKA SELATAN - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) mengarantina Desa Bencah, Kabupaten Bangka Selatan, karena warga pada tujuh dari 10 rukun tetangga (RW) di desa tersebut terpapar COVID-19.

"Penyebaran Covid-19 di Bangka Selatan khususnya Desa Bencah sudah mengalami lonjakan tinggi, sehingga perlu penanganan cepat untuk menekan kasus virus berbahaya itu," kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Babel Mikron Antariksa di Desa Bencah, Sabtu (13/2).

BACA JUGA: Duh, Ada Varian Baru Covid-19 yang Lebih Berbahaya dari Amazon

Menurutnya, berdasar hasil rapid test antigen yang digelar di Desa Bencah Jumat (12/2), tujuh dari 10 RW di desa tersebut positif Covid-19 yang penularannya didominasi klaster keluarga, perlombaan kicau burung, main gaple di warung.

"Hasil pengambilan sampel swab antigen kemarin, 45 dari 120 orang yang diambil sampel darahnya dinyatakan positif Covid-19, dan ini sudah sangat mengkhawatirkan," ungkapnya.

Menurut dia, keakuratan rapid tes antigen sekitar 90 persen, artinya masyarakat yang dinyatakan positif dan negatif terkonfirmasi Covid-19 sudah bisa ditetapkan oleh tim medis.

"Peningkatan kasus di Desa Bencah ini dimulai dari klaster lomba burung dan main gaple di warung-warung. Peserta lomba burung terpapar virus ini pulang ke rumah dan menularkan ke anggota keluarga dan tetangganya," katanya.

Demikian juga klaster main gaple, awalnya salah seorang pemain ini tidak mengaku bahwa yang bersangkutan positif Covid-19, dan secara tidak langsung telah menularkan virus tersebut ke teman-teman bermain gaple, keluarga dan lingkungan sekitarnya.

BACA JUGA: Timah Bangka Belitung jadi Incaran Dunia, China Sudah di Sana

"Saat ini, tujuh RW di desa ini sudah terkena atau positif Covid-19 dan ini tentunya akan dilanjuti dengan pembentukkan posko penanganan virus corona ini," katanya. (antara/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA JUGA: Lebih Baik Terapkan Karantina Wilayah ketimbang Angka Kematian Bertambah


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler