Pemuda Katolik Merayakan HUT Ke-73 Bersama Anak Panti Asuhan

Jumat, 16 November 2018 – 03:30 WIB
Sekjen PP Pemuda Katolik, Christopher Nugroho dan jajaran Pengurus Pemuda Katolik merayakan HUT Ke-73 Pemuda Katolik bersama anak-anak penghuni Panti Pondok Si Boncel, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (15/11). Foto: Dok. PK

jpnn.com, JAKARTA - Pemuda Katolik tepat berulang tahun ke-73 pada Kamis, 15 Nopember 2018. Dalam perayaan HUT kali ini, Pengurus Pusat Pemuda Katolik mengunjungi Panti Asuhan Pondok Si Boncel, yang beralamat di Jalan Desa Putera Nomor 5, Gang Boncel, RT 01 RW 06, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Christopher Nugroho mengatakan perayaan ulang tahun Pemuda Katolik bersama anak-anak Pondok Si Boncel ini sudah direncanakan jauh-jauh hari sebelumnya.

BACA JUGA: Menteri Jonan: Pemuda Katolik Harus Militan Membangun Bangsa

“Sesuai jiwa dan misi humanisme organisasi, Pengurus Pusat (Pemuda Katolik, red) memang ingin merayakan HUT organisasi dalam suasana bersahaja,” kata Christopher.

BACA JUGA: Kader Pemuda Katolik Harus Berkarakter Kebangsaan

Menurut Christopher, keputusan PP Pemuda Katolik untuk merayakan HUT di Pondok Si Boncel ini bisa dianggap paradoks dengan situasi politik saat ini. Pasalnya, banyak orang merayakan sesuatu dengan nuansa politis.

Christopher mengingatkan ada yang lebih utama dari hingar bingar perayaan ulang tahun, yaitu semangat berbagi kepada mereka yang seringkali dilupakan dunia ini.

BACA JUGA: GP Ansor dan Pemuda Katolik Gelar Buka Bersama OKP di Sumsel

“Misi sosial harus mewarnai perjalanan organisasi ini di ruang Publik," ujar Christopher yang juga mantan Sekjen Pengurus Pusat PMKRI ini.

Lebih lanjut, Christopher ini menandaskan dalam konteks pelayanan, Pemuda Katolik tidak terlepas dari fungsi dan peran melayani sebagaimana Gereja Universal.

Untuk diketahui, Pondok Si Boncel ini dihuni oleh anak-anak berusia 0-6 tahun. Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan ini, perayaan HUT Pemuda Katolik ditandai dengan pemotongan tumpeng, selanjutnya makan dan doa bersama.

Sekjen yang terbiasa berpidato di hadapan kader dan politisi sempat tertawa kala harus bercengkrama dengan bocah-bocah Pondok Si Boncel.

Meski demikian, Sekjen Pemuda Katolik berpesan kepada para pengasuh Pondok Si Boncel agar nanti saat anak-anak sudah dewasa, mereka bisa terlibat dalam organisasi untuk Gereja dan Tanah Air.

Dalam kesempatan itu, Christopher mewakili Ketua Umum Pemuda Katolik Karolin Margret Natasa juga memberikan bingkisan berupa uang kepada anak-anak Pondok Si Boncel.

Ibu Mamik, salah satu pengasuh Pondok Si Boncel menyampaikan terima kasih atas kunjungan Pemuda Katolik.

"Semoga Pemuda Katolik dan semua kadernya terus bersemangat dalam karya dan pelayanannnya,” ujar Bu Mamik.

Berkenaan dengan HUT Pemuda Katolik, sejumlah senior dan tokoh menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun ke-73 kepada Pemuda Katolik. “Dirgahayu Pemuda Katolik Ke-73,” demikian ucapan selamat dari mantan Ketua Umum PP Pemuda Katolik Agustinus Tamo Mbapa (Gustaf).

Seluruh Komda dan Komcab Pemuda Katolik di seluruh Indonesia juga menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun organisasi yang didirikan pada 15 Nopember 1945 ini.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hoaks dan Ujaran Kebencian Mengancam Persatuan Nasional


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler