Pemulihan Dini Ekonomi Tiongkok Jadi Berkah Bagi Filipina

Rabu, 21 Oktober 2020 – 05:51 WIB
Mata uang yuan Tiongkok. Foto: Reuters

jpnn.com, MANILA - Menteri Keuangan Filipina Carlos Dominguez mengatakan bahwa pihaknya menganggap pemulihan dini Tiongkok dari pandemi COVID-19 sebagai kabar yang sangat baik. Dia juga menambahkan bahwa pemulihan Tiongkok yang begitu cepat dapat memberi keuntungan bagi Filipina.

"Untungnya, mitra dagang terbesar kami, yaitu Tiongkok, dalam kondisi baik. Perdagangan yang kami lakukan dengan Tiongkok bernilai sekitar USD 50 miliar per tahun (sebelum pandemi)," kata Dominguez dalam forum daring yang digelar surat kabar lokal Manila Times, Selasa (20/10).

BACA JUGA: Durian Indonesia Siap Akhiri Dominasi Musang King Malaysia di Pasar Tiongkok

Dia juga menyebutkan bahwa nilai perdagangan dua arah dengan Tiongkok dua kali lebih besar dari nilai produk-produk yang diperdagangkan dengan Amerika Serikat dan Jepang secara terpisah.

"Jadi, permintaan di Tiongkok akan pulih, mereka akan membeli produk-produk kami, dan itu berita baik bagi kami," imbuh Dominguez.

BACA JUGA: Kapolda Metro Pastikan Jasad WN Tiongkok Cai Changpan Belum Membusuk saat Ditemukan

Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok meningkat 4,9 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal ketiga 2020, lebih cepat dibanding pertumbuhan 3,2 persen di kuartal kedua, menurut data dari Biro Statistik Nasional Tiongkok pada Senin (19/10).

Dalam tiga kuartal pertama tahun ini, PDB Tiongkok naik 0,7 persen (yoy).

BACA JUGA: Cai Changpan, WN Tiongkok Napi Narkoba yang Kabur dari Lapas Tangerang Tewas Gantung Diri

Tiongkok masih menjadi pasar ekspor terbesar bagi Filipina dengan hampir 27 persen dari total ekspornya dikirim ke negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu, papar Departemen Perdagangan dan Perindustrian Filipina pada Juli lalu.

Departemen tersebut menyebutkan bahwa Tiongkok juga merupakan pemasok impor terbesar, mencakup 23 persen dari total impor Filipina, serta mitra dagang terbesar bagi negara itu. (xinhua/ant/dil/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler