Pencurian Alat Rekam E-KTP Marak, Mendagri Geram

Selasa, 09 April 2013 – 08:07 WIB
PADANG - Kantor camat di Padang kembali jadi sasaran pencuri. Setelah Camat Lubukbegalung, giliran Kantor Camat Kuranji yang disatroni maling, kemarin (8/4).

Tiga kamera perekam KTP elektronik (e-KTP), tiga laptop, satu unit kamera tersembunyi, beserta satu unit handycam raib digasak pencuri pada Senin (25/3) dini hari. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Akibatnya, proses perekaman e-KTP di kantor camat itu terhenti. Hingga kini baik pelaku pencurian alat rekam e-KTP di Kantor Camat Lubeg maupun Kuranji belum berhasil ditangkap.

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres (Grup JPNN), aksi pencurian diduga terjadi dini hari kemarin (8/4). Pelaku masuk dari jendela kiri dengan membobol terali besi. Kawanan pencuri mengacak-ngacak seluruh ruangan hingga berantakan. Peristiwa itu baru diketahui staf kecamatan, Tayar, 40, ketika hendak membersihkan ruangan kantor.

"Saya lihat jendela kiri kantor terbuka, terali besinya sudah copot," ujar Tayar kepada wartawan, kemarin.

Camat Kuranji, Frengki sudah melaporkan kasus ini ke Mapolsek Pauh. Frengki mengaku masih banyak warga yang belum melakukan perekaman data e-KTP.

Kanit Identifikasi Polresta Padang, AKP Saridin mengatakan telah melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP). "Beberapa sampel telah kita ambil. Diduga pelaku lebih dari satu orang," ujar Saridin.

Sementara itu, Mendagri Gamawan Fauzi dihubungi Padang Ekspres mendesak aparat kepolisian menangkap pelaku pencurian agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Pasalnya, dari laporan yang diterimanya, jamak terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

Di Sumbar saja, selain di Padang, kejadian serupa pernah terjadi di beberapa kantor camat di Agam dan Limapuluh Kota. Namun, belum ada pelaku yang ditangkap. Mendagri juga mengingatkan aparat pemerintahan di kecamatan agar memelihara dan menyimpan peralatan e-KTP di tempat aman.

"Petugas pengamanan kantor pemerintahan, seperti Satpol PP, diminta proaktif. Kita sudah ingatkan, karena itu tanggung jawab daerah agar dipelihara dan disimpan di tempat yang aman," katanya.

Koordinator Police Watch Sumbar Ilhamdi Taufik mengatakan, maraknya aksi pencurian kantor pemerintahan patut menjadi perhatian aparat kepolisian. "Seharusnya polisi memperketat pengawasan, terutama di kawasan rawan kriminalitas," ucapnya.

Sebelumnya, Senin (25/3), sekitar pukul 02.00 Kantor Camat Lubeg dikupak maling. Alat perekam e-KTP beserta satu unit infokus raib digasak pencuri. Proses perekaman KTP elektronik sempat terhenti sementara. Tidak hanya itu, sejumlah barang berharga lainnya yang berada di ruangan camat juga menjadi sasaran pelaku. Kerugian mencapai Rp 25 juta. (w)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Apiaty Amin Syam Berpeluang jadi Kuda Hitam

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler