Penderita Diabetes Boleh Makan Semangka?

Minggu, 03 Maret 2019 – 21:13 WIB
Ilustrasi diabetes. Foto: Pixabay

jpnn.com - Jika ditanyakan buah apa yang menjadi favorit banyak orang, semangka sepertinya bisa dimasukkan ke dalam daftar tersebut.

Hal itu karena buah tersebut mengandung banyak cairan, rasanya manis dan menggugah selera, mudah ditemui, serta relatif murah.

BACA JUGA: Kiat Makan Sehat bagi Penderita Diabetes dan Kolesterol Tinggi

Namun, bagi penderita diabetes, semangka bukanlah buah yang ramah. Ini karena banyak orang menganggap bahwa buah tersebut bisa mengundang beragam efek negatif jika dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Perlu Anda tahu, penderita diabetes wajib menghindari makanan dengan indeks glikemik tinggi agar kadar gula darah dalam tubuhnya tetap stabil. Nah, semangka memiliki indeks glikemik yang tinggi lantaran ukurannya yang besar.

BACA JUGA: Yuk Lawan Diabetes dengan Olahraga Berikut

Melansir Healthline, indeks glikemik dari buah tersebut adalah 72. Angka itu cukup tinggi, karena standarnya adalah di bawah 55.

Sebagai informasi, indeks glikemik (IG) adalah perhitungan seberapa cepat gula dalam makanan memasuki aliran darah. Setiap makanan diberi nilai antara 1 dan 100.

BACA JUGA: Kenali Tanda-tanda Diabetes Tipe 2 pada Anak

Nilai-nilai tersebut ditentukan sesuai dengan bagaimana setiap makanan dibandingkan satu sama lainnya.

Lalu masih bolehkah mengkonsumsi semangka?

Meski begitu, bukan berarti penderita diabetes benar-benar dilarang untuk mengonsumsi semangka. Buah yang satu ini tetap boleh dikonsumsi asalkan pada porsi sedikit.

Lagi pula, tidak ada penelitian yang secara langsung menghubungkan konsumsi semangka dan efek samping pada penderita diabetes.

Justru, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa semangka dapat membantu menurunkan risiko terjadinya komplikasi penyakit jantung dan stroke akibat diabetes.

Faktanya, semangka mengandung likopen dalam kadar sedang. Likopen adalah pigmen yang memberi warna pada buah dan merupakan antioksidan kuat.

Zat tersebut diduga dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular (pembuluh darah). Menurut Mayo Clinic, penelitian awal menunjukkan bahwa konsumsi likopen berhubungan dengan penurunan risiko penyakit jantung.(NB/ RVS/klikdokter)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini yang Terjadi Jika Tak Sengaja Makan Roti Berjamur


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler