Peneliti: Ganjar Paling Kuat Sebagai Penerus Jokowi

Sabtu, 30 Desember 2023 – 07:18 WIB
Capres nomor urut tiga pada Pemilu 2024 Ganjar Pranowo ketika berada di Sukoharjo. Dok: tim media GP

jpnn.com, JAKARTA - Peneliti Politik BRIN Profesor Lili Romli mengatakan calon presiden nomor urut 3 di Pilpres 2024 Ganjar Pranowo paling bisa melanjutkan legacy Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Presiden Jokowi adalah kader PDIP, ‘lahir dari rahim Banteng’ dipercaya memiliki ideologi yang sama.

BACA JUGA: Aspirasi Penting yang Diserap Atikoh Ganjar saat Dialog dengan UMKM

“Jika melihat garis ideologi yang sama, capres Ganjar bisa melanjutkan legacy Jokowi. Ini karena program-program Jokowi sebelumnya lahir dari visi dan misi PDIP. Maka, Ganjar sebagai Capresnya PDIP, tentu sudah inheren dengan apa yang sudah dilakukan Jokowi,” ujar Prof Lili, Jumat (29/12/2023).

Meski hubungan Presiden Jokowi dan PDIP tidak lagi mesra, tetapi tidak bisa diabaikan begitu besar ideologi PDIP memengaruhi gaya kepemimpinan Jokowi.

BACA JUGA: Atikoh Ungkap Cara Ganjar-Mahfud Biar Pelaku UMKM Tak Terjerat Pinjol

“Saya kira memang antara Jokowi dan PDIP ada ideologi benang merah, sama-sama berorientasi pada rakyat kecil atau populis,” kata Prof Lili.

Oleh karena itu, publik heran saat Jokowi memberikan dukungan ke Capres Prabowo, bahkan ‘memberikan’ anaknya Gibran Rakabuming sebagai Cawapres.

BACA JUGA: Sandiaga Gelar Bazar Sembako Murah & Ajak Warga Berjuang Bersama Ganjar-Mahfud

“Ini perubahan arah ideologi bisa jadi karena haus kekuasaan sehingga mengorbankan nilai dan prinsip ideologi,“ ungkap Prof Lili.

Berpalingnya Jokowi dari PDIP, diikuti juga dengan elite politik lain yang mengejar kekuasaan.

“Sebenarnya hal yang sama juga terjadi dengan elite-elite politik lain, seperti Budiman Sudjatmiko dan elite-elite PSI,” ujar Prof Lili.

Salah satu program Presiden Jokowi yang akan dilanjutkan Ganjar adalah Ibu kota Negara (IKN).

Ganjar berkomitmen jika terpilih menjadi presiden, maka salah satu tugas yang harus dilakukan adalah meneruskan pembangunan IKN yang sudah dirintis para pendahulunya.

"Dari presiden ke presiden (IKN Nusantara) belum berhasil dan sekarang sudah dimulai. Oleh karena itu, tugas kami adalah melanjutkan dan siapkan betul dengan baik agar ini bisa berjalan sesuai dengan rencana," ujar Ganjar beberapa waktu lalu.

Klaim Sah

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai Ganjar Pranowo memiliki klaim yang sah sebagai penerus Jokowi jika melihat dari partai keduanya berasal, yakni PDI Perjuangan.

"Ganjar Pranowo pun punya legitimasi untuk mempromosikan bahwa dia akan melanjutkan Jokowi karena secara politik Jokowi dan Ganjar sama-sama lahir dari PDI Perjuangan, bahkan sampai hari ini," ujar Dedi, di Jakarta, Jumat (29/12/2023).

Dengan latar seperti itu, artinya kebijakan-kebijakan Jokowi melalui proses rekomendasi, restu Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP.

"Dan, kalau kemudian Jokowi dianggap petugas partai lalu hari ini Ganjar juga dianggap petugas partai, maka program-program yang dijalankan Jokowi besar kemungkinan adalah program Megawati atau PDIP," lanjutnya.

Kendati demikian, klaim ideologis juga dapat mudah dipatahkan karena Jokowi dinilai tidak punya ideologi setelah meninggalkan partai yang membesarkannya.

"Namun, kalau soal apakah penerus Jokowi itu yang meneruskan ideologi? Jokowi saya kira tidak punya ideologi politik maupun pembangunan. Kita bisa lihat misalnya Jokowi tidak setia terhadap PDIP artinya Jokowi tidak punya ideologi politik," tegasnya.

Selain ideologi politik, Jokowi juga dinilai tidak mempunyai ideologi pembangunan.

“Ideologi pembangunan? Itu juga tidak terbukti. Ada IKN yang muncul tiba-tiba, tidak ada dalam perencanaan, tidak ada dalam kampanye. Artinya Jokowi bekerja saja sebagaimana apa yang dia lihat di depan, itu yang dia kerjakan," pungkas Dedi.(fri/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler