Penembakan di Kawasan Padat, Tiga Nyawa Melayang

Jumat, 18 Mei 2012 – 22:44 WIB

LOUISVILLE - Tiga orang dilaporkan tewas dalam dua insiden penembakan terpisah yang membuat panik warga di suatu daerah di kota Louisville, Kentucky, Amerika Serikat. Louisville merupakan daerah padat penduduk yang dikenal sangat rawan dengan tindak kejahatan.

Dilansir Associated Press, Jumat (18/5), kejadian itu berawal dari tewasnya dua pria bernama Tyson Mimms, 24, dan Craig Bland Jr., 22, di sebuah rumah  di wilayah pemukiman padat bernama Russel, Kamis (17/5). Tewasnya Mimms dan Bland menyebabkan warga berkerumum di tempat kejadian perkara.
 
Saat polisi tengah menyelidiki TKP dan berbicara kepada media yang berdatangan untuk meliput kejadian tersebut, tiba-tiba terdengar lagi sebuah letusan senjata api dari rumah yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari lokasi kematian Mimms dan Bland.

Belakangan diketahui, wanita bernama Makeba Lee, 24, telah ditembak mati oleh wanita lain yang sebelumnya bertengkar dengan dirinya. “Sang penembak kemudian dilumpuhkan oleh polisi dan dibawa ke rumah sakit,” ucap  Kepala Polisi Metro Louisville Steve Conrad.

Menurutnya, polisi masih belum mengetahui motif insiden penembakan pertama yang juga melukai 3 orang lainnya. Polisi menduga dua insiden tersebut sepertinya tidak berkaitan.

Namun yang pasti, kemarin menjadi hari paling berdarah dalam sejarah Louisville sejak 5 Juli 2011, saat terjadinya pembunuhan empat orang sekaligus. Sementara pada 6 Oktober 2008, seorang ibu di Louisville membunuh kedua anaknya di saat dua pembunuhan lainnya terjadi di kota tersebut.(AP/ara/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... 1 Juni, Bulgaria Bebas Rokok


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler