Pengadaan Helikopter Serang Masih Dikaji TNI AD

Selasa, 25 September 2012 – 17:10 WIB
JAKARTA - Panglima TNI, Laksamana Agus Suhartono mengatakan rencana pembelian helikopter serbu Apache dari Amerika Serikat belum dibicarakan dengan DPR. Hal itu terjadi karena hingga saat ini TNI Angkatan Darat masih mempelajari jenis helikopter serbu lainnya yang lebih cocok dan ideal untuk Indonesia.

"Belum selesai kajiannya, apakah Apache, Black Hawk, dan bisa apa saja. Yang pasti, memang TNI AD akan mengadakan helikopter serang," kata Laksamana Agus Suhartono, usai upacara penghormatan bagi jenazah almarhum Theodorus J Koekerits, di gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan Jakarta Selasa (25/9).

Setelah TNI AD mempelajari varian helikopter serbu yang akan dibeli itu, hasil kajian itu diserahkan ke Mabes TNI, Kementerian Pertahanan, dan baru setelah itu disampaikan ke Komisi I DPR RI, imbuhnya.

"Rencana pengadaan helikopter serang itu memang telah diprogram dalam tahun 2010 hingga 2014. Kalau pilihannya telah tepat berdasarkan kajian, kita akan mengadakan itu dan dibahas lagi di Komisi I DPR RI," jelas Laksamana Agus Suhartono.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Rodham Clinton, Kamis (20/9), mengumumkan pemerintah Indonesia akan membeli delapan unit Helikopter Apache dari Amerika Serikat. Rencana penjualan delapan unit AH-64D Longbow Apache sudah disampaikan Presiden Barack Obama kepada Kongres AS. (fas/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Amran Akui Ada Transaksi Suap HGU

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler