Pengalaman Global, Iron Mountain Bisa Amankan Data Fisik

Jumat, 30 Maret 2018 – 21:43 WIB
Iron Mountain membidik pasar Indonesia. Foto: Iron Mountain

jpnn.com, JAKARTA - Perusahaan penyedia jasa layanan pengelolaan data dan informasi fisik dan digital yang berkantor pusat di Boston, Amerika Serikat (AS), Iron Mountain membidik pasar Indonesia.

President & CEO Iron Mountain William Meaney, mengatakan, Indonesia sebagai salah satu pusat perekonomian di kawasan Asia Tenggara dengan peta geografis yang terdiri dar ribuan kepulauan merupakan pasar tepat bagi jasa yang ditawarkan oleh pihaknya.

BACA JUGA: Touring Kangen Penggemar CRF250 Rally hingga Honda CB150R

"Kami melihat Indonesia merupakan pasar tepat bagi perusahaan jasa logistik seperti Iron Mountain dengan menjujung fokus kepada diversifikasi jasa pengelolaan data. Dengan demikian, akan menjadikan Iron Mountain sebagai pemimpin terkemuka berskala nasional dalam industri pengelolaan data dan informasi di Indonesia," kata William, Jumat (30/3). 

Dia menambahkan, informasi dapat berbentuk apa saja. Dalam bentuk fisiknya, informasi dapat dituangkan dalam bentuk dokumen, foto, data diri, akta, benda seni bernilai tinggi, atau tulisan bersejarah.

BACA JUGA: Tamburini T12 Massimo, Sportbike Paling Menawan

Sementara itu, pada era digitalisasi informasi seperti sekarang ini, informasi pun dapat berbentuk data digital.

Jasa pengelolaan dan penyimpanan informasi bukanlah hal baru di Indonesia.

BACA JUGA: 2018, Garuda Indonesia Tambah Tiga Rute Internasional

Terdapat kebutuhan berskala nasional untuk menyimpan dan mengelola informasi secara aman dan cermat bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Executive Vice President & General Manager, International Market Ernest W Cloutier menambahkan, visi dan misi pihaknya adalah untuk menjadi rekan tepercaya para perusahaan dalam menyimpan dan mengelola informasi dan asset perusahaan dengan cermat, efisien, efektif, serta aman.

“Pada dasarnya, informasi merupakan sebuah data berbentuk apa pun yang dapat menambah pengetahuan penerima. Siklus hidup informasi terdiri dari empat tahapan, yaitu: creation, active, archive dan disposal,” kata Ernest.

General Manager Iron Mountain Indonesia Wee Tee Hsien mengatakan, skema jasa layanan dari pihaknya memberikan beberapa manfaat fundamental.

Seperti menghemat biaya pengeluaran, menurunkan risiko melalui program dengan terapan mantap dalam pengelolaan penemuan,” kata Hsien.

Sementara itu, Head of Operations Iron Mountain Indonesia Roy P Hamonangan menjelaskan, pihaknyamembantu mendukung dan menjaga siklus hidup informasi dan aset.

"Kami yakin dan percaya bahwa ini merupakan saat yang tepat bagi Iron Mountain untuk masuk ke negara Indonesia dan menawarkan jasa layanan dengan reputasi global. 95 persen dari Fortune 1000 Companies merupakan klien global kami. Dengan rekam jejak terkemuka, maka jasa kami siap dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh korporasi di Indonesia," ujar Roy. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Prof Kong Su Ping: Indonesia Potensial Bawang Putih


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler