Pengamanan VVIP Saat Asian Games 2018 Sesuai SOP Paspampres

Kamis, 26 Juli 2018 – 09:38 WIB
Panglima TNI memimpin upacara penutupan Latihan Mitigasi Aksi Terorisme Integrative Kementerian, Instansi terkait, TNI dan Polri dalam upaya pengamanan pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta, Rabu (25/7). Foto: Puspen TNI

jpnn.com, JAKARTA - Pengamanan pelaksanaan Asian Games menjadi salah satu elemen penting dalam rangkaian penyelenggaraan Asian Games mendatang. Karena itu, para prajurit harus melaksanakan pengamanan Asian Games dengan baik.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan hal itu dalam sambutan pada saat menutup Latihan Mitigasi Aksi Terorisme Integrative Kementerian, Lembaga, Departemen, Instansi terkait, TNI dan Polri dalam upaya pengamanan pelaksanaan Asian Games XVIII tahun 2018 di lapangan JIEkspo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (25/7/2018).

BACA JUGA: Asian Games 2018: Pertina Segera Coret 5 Petinju

Lebih lanjut, Panglima TNI menyampaikan semua stakeholders harus siap dan memberikan perhatian khusus terhadap potensi ancaman terorisme yang mungkin terjadi, baik dalam penyelenggaraan pertandingan, pengamanan atlet maupun pengamanan tamu VVIP serta VIP.

BACA JUGA: Menakar Peluang Panahan Rebut Emas Asian Games 2018

“Pelatihan simulasi penanganan teroris untuk menjamin keamanan warga dan peserta Asian Games XVIII tahun 2018,” tegasnya.

Menurutnya, hal ini sangat penting agar bisa berikan rasa aman kepada atlet, kepada official, kepada seluruh penonton, baik dalam negeri maupun luar negeri, bahwa jaminan keamanan terhadap ancaman aksi terorisme sudah bisa ditangani dengan cara kita melatih mensimulasikan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi.

BACA JUGA: Bulu Tangkis Asian Games 2018 Jalani Momen Spiritual

Terkait pengamanan VVIP kepala negara, Panglima TNI mengatakan pengamanannya disesuaikan dengan SOP yang dimiliki Paspampres dan jumlah personel TNI yang dilibatkan dalam pengamanan disesuaikan dengan permintaan dari Polri. “TNI akan memberikan pengamanan secara khusus untuk kepala negara yang hadir,” tegasnya.

“Kita akan gelar kekuatan untuk pengamanan sesuai dengan jumlah kepala negara yang ada. Itu sudah biasa kita laksanakan di beberapa event. Untuk personel pengamanan kita menggelar kekuatan wilayah, apabila diperlukan kita gelar kekuatan terpusat,” ujarnya.

Pada akhir sambutan, Panglima TNI mengharapkan seluruh pengetahuan dan kemampuan yang telah diperoleh dalam latihan ini terus dipelihara dan ditingkatkan melalui latihan-latihan selanjutnya di satuan masing-masing.

“Saya harapkan pemeliharaan dan peningkatan ini hendaknya terus dilakukan agar kesiapan pengamanan Asian Games benar-benar mencapai tahap paripurna,” tutupnya.

Latihan Pengamanan Asian Games XVIII tahun 2018 yang dilaksanakan selama tujuh hari diikuti oleh 150 peserta, menggunakan metode TTX (Table Top Exercise), PE (Practical Exercise) maupun FMP (Full Mission Profile).

Hadir dalam acara tersebut di antaranya, Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, serta para pejabat teras BNPT dan TNI-Polri.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PSSI tak Permasalahkan Penambahan Jumlah Laga Timnas


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler