Pengamat: Ahok Telah Menjadi Pahlawan di Hati Rakyat

Rabu, 14 Maret 2018 – 15:17 WIB
Massa pendukung Ahok melakukan aksi di depan Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jakarta, Senin (26/2). Foto: Ismail Pohan/INDOPOS/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens mengatakan, Basuki Tjahaja Purnama yang akrab dipanggil Ahk, akan selalu menjadi emas dalam politik nasional.

Menurut dia, penjara justru semakin mematangkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu dalam berkiprah di panggung politik.

BACA JUGA: Hanya Dua Parpol Cocok dengan Gaya Politik Ahok

"Publik akan semakin melihat Ahok sebagai seorang pahlawan," ujar Boni kepada JPNN, Rabu (14/3).

Meski demikian, Direktur Lembaga Pemilih Indonesia ini mengakui, tidak mudah menjadikan Ahok sebagai cawapres mendampingi Joko Widodo untuk di Pilpres 2019.

BACA JUGA: Ahok Disarankan Puasa Dahulu Sebelum Kembali Berpolitik

Isu SARA masih kental dalam politik. Ahok butuh waktu untuk kembali memperoleh ruang dalam politik.

Karena bukan tak mungkin kasus yang membawanya menjadi pesakitan, akan kembali diungkit-ungkit pihak tertentu nantinya.

BACA JUGA: 3 Parpol Paling Berpeluang Tampung Ahok

"Saat ini ia sudah menjadi sosok, menjadi pahlawan di hati rakyat. Sayangnya, politik terkadang tidak memerlukan pahlawan," ucapnya.

Menurut Boni, ketika pragmatisme dan irasionalitas menguasai ruang politik, pahlawan sejati sulit memperoleh ruang.(gir/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Fakta Ahok Sulit jadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler