Pengamat Puji Pidato Puan Maharani, Pakai Frasa Tokoh Bangsa

Kamis, 18 Agustus 2022 – 10:21 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani menyamoaikan pidato saat Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di gedung Nusantara Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Foto: Tangkapan layar Youtube DPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Pidato Ketua DPR RI Puan Maharani saat sidang bersama DPD RI di gedung parlemen, Jakarta hari ini, Selasa 16 Agustus 2022 menunai pujian.

Pengamat politik Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai pidato Puan berbobot dan berkelas sehingga membuatnya layak ditempatkan sebagai tokoh bangsa.

BACA JUGA: Heboh Video Legislator PDIP Kompak Teriakkan Presiden Sembari Tunjuk Puan Maharani

“Tema kebangsaan cukup kental dalam pidato itu, dan inilah sebenarnya yang diperlukan sebuah negara, yakni ide dan komitmen besar. Puan membalikkan penafsiran sebagian orang soal kepantasannya sebagai Capres. Dari pidato itu cukup jelas Puan berada di posisi yang layak memimpin bangsa ke depan, tentu melalui alur demokrasi," ujar Dedi pada Kamis (18/8).

Menurut Dedi, Puan dengan tegas dan berani menyinggung soal Pemilu yang sempat menjadi polemik.

BACA JUGA: Puan Sebut Pengungkapan Penembakan Brigadir J Sebagai Momentum Polri Bersih-Bersih

“Puan menegaskan Pemilu harus terselenggara, ini penting untuk menjamin keberpihakannya pada masyarakat dan proses demokrasi kita,” ujar Dedi.

Lebih lanjut, Dedi mengatakan Puan juga cukup visioner merangkum persoalan dan tantangan yang dihadapi bangsa ini. Di antaranya perhatian Puan pada generasi muda sangat besar sebagai aset bangsa ini.

BACA JUGA: Puan Pakai Kebaya Kartini Berselendang Merah di Upacara HUT ke-77 RI di Istana, Nih Maknanya

Di sini, kata Dedi, sisi visioner Puan Maharani terlihat, karena fondasi pembangunan bangsa yang penting adalah kualitas sumber daya manusia.

"Oleh karena itu, Puan dalam pidatonya menekankan pembangunan harus diarahkan untuk memperkuat kemudahan akses dan kesempatan untuk generasi muda memperoleh pendidikan, memperkuat vokasional, dan kewirausahaan,” ujar Dedi.

Gagasan tersebut, menurut Dedi, setali tiga uang dengan tekad Puan agar bangsa ini dapat berdikari di bidang ekonomi dan generasinya tidak menjadi kuli di negerinya sendiri.

“Tekad membangun kemandirian ekonomi inilah yang menurut saya harus digarisbawahi, sebab tantangan kita saat ini dan ke depan adalah terbebas dari utang luar negeri, memiliki industri strategis nasional, dan bangga menggunakan produk dalam negeri,” tegas Dedi.(fri/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler