Pengeroyok Prajurit TNI AL di Bekasi Masih Buron, Begini Kata Laksma Julius, Tegas

Minggu, 26 Juni 2022 – 16:02 WIB
Situasi saat percekcokan antara sekelompok orang dengan seorang prajurit TNI AL di depan sebuah minimarket, wilayah Jatiranggon, Kota Bekasi, Rabu (22/6). Foto: Instagram/Lensa Berita Jakarta

jpnn.com, BEKASI - Para pengeroyok seorang anggota TNI Angkatan Laut (AL) di depan sebuah minimarket, wilayah Jatiranggon, Kota Bekasi masih diburu hingga kini.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono mengatakan para pelaku belum ditangkap dan masih dalam pengejaran.

BACA JUGA: Anggota TNI yang Dikeroyok di Bekasi Ternyata Anak Buah Laskamana Yudo

"(Pelaku) belum (ditangkap), masih dikejar. Iya (harus ditangkap)," kata Laksma Julius kepada JPNN.com, Minggu (26/6).

Adapun salah seorang pelaku yang mengeroyok Kelasi Satu (Kls) Mus Bayu Dwi Saputra, yakni diduga anggota Forum Betawi Rempug (FBR) berinisial AB.

BACA JUGA: Ruko Laundry di Tangerang Terbakar, Ini Sebabnya

Peristiwa pengeroyokan berawal saat terjadi keributan di depan minimarket tersebut.

Warga bernama Nata (59) berusaha melerai keributan. Namun, Nata malah dikeroyok sekelompok orang tersebut.

BACA JUGA: RY Berbuat Tak Terpuji Kepada Mbak SA, Nih Tampangnya

Kls Bayu Dwi Saputra, seorang anggota Denma Mabesal yang melihat kejadian itu juga berupaya melerai keributan. Namun, prajurit TNI AL itu juga malah dikeroyok.

Julius menegaskan bahwa para pelaku harus bertanggung jawab atas perbuatannya.

"Dia harus bertanggung jawab terhadap warga sipil yang dianiaya," ujar Julius.

Sebelumnya, video sekelompok warga diduga mengeroyok seorang anggota TNI di depan sebuah minimarket, wilayah Jatiranggon, Kota Bekasi pada Rabu (22/6) sore itu viral di media sosial.

Video yang beredar memperlihatkan percekcokan antara warga dan anggota TNI itu dilerai warga setempat.

Dalam narasi yang beredar di media sosial, kejadian berawal saat seorang pria diduga hendak jadi korban pengeroyokan oleh warga.

Namun, anggota TNI yang melerai malah ikut diserang dan terkena pukulan. (cr1/jpnn)


Redaktur : Dedi Yondra
Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler