Penghujung 2021, Apa Kabar Rupiah, Optimistis Menyambut 2022?

Jumat, 31 Desember 2021 – 16:44 WIB
Rupiah ditutup menguat tipis menjelang penghujung 2021, bagaimana prediksi awal 2022. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Rupiah ditutup menguat tipis menjelang penghujung 2021.

Rupiah hari ini, Jumat (31/12) ditutup menguat tujuh poin ke angka Rp 14.262 per USD.

BACA JUGA: Rupiah Terus Melaju, Isu Omicron Tak Jadi Penghalang Penguatan

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka mengatakan rupiah mampu menguat terbatas lantaran indeks USD menguat hari ini.

"USD berada di jalur penguatan tahunan terbesar sejak 2015," ujar Ibrahim kepada awak media, di Jakarta.

BACA JUGA: Rupiah Dihantui Isu Omicron, Tak Kuasa Menahan USD

Menurutnya, penguatan USD merupakan buah dari penurunan data klaim pengangguran mingguan.

Data tersebut membatu meredakan kekhawatiran bahwa lonjakan varian Omicron mengekang pemulihan ekonomi.

BACA JUGA: Rupiah Hari Ini Berbalik Signifikan, Lebih Teguh Hadapi USD

"Penurunan klaim pengangguran terjadi bahkan ketika infeksi Covid-19 di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi untuk hari kedua berturut-turut," ungkapnya.

Kemudian, menurut Ibrahim, dari dalam negeri, pasar cukup optimistis UU Cipta Kerja akan segera direvisi.

Mahkamah Konstitusi sebelumnya, meminta pemerintah merevisi UU Cipta Kerja selama dua tahun ke depan.

"Proyek revisi UU Cipta Kerja ini bakal masuk ke dalam program prioritas legislasi nasional prioritas tahun 2022," kata Ibrahim.

Adapun dua undang-undang yang akan direvisi adalah UU no 12 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan dan UU no 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Prosesnya, revisi akan dilakukan untuk UU 12 terlebih dahulu, baru setelah itu UU Cipta Kerja direvisi.

"Oleh karena itu, untuk perdagangan awal tahun 2022, Senin depan, rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun, ditutup menguat di rentang Rp 14.240 - Rp 14.290 per USD," ucap Ibrahim. (mcr10/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
rupiah   USD   Ekonomi   Pasar   RUU Cipta Kerja   Omicron  

Terpopuler