Pengumuman Honorer K2 Diulur, Gerindra Curiga Ada Unsur Politis

Minggu, 09 Februari 2014 – 21:32 WIB

jpnn.com - JAKARTA -- Penundaan pengumuman kelulusan honorer kategori dua (K2) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mendatangkan kecurigaan.

Anggota Komisi II DPR Rindoko Dahono Wingid menyatakan, pengumuman kelulusan honorer K2 yang selalu diulur-ulur menimbulkan tanda tanya. Dia menyebut, ada unsur politis terkait penundaan itu yakni penyelenggaraan Pemilihan Legislatif yang jatuh tanggal 9 April mendatang.

BACA JUGA: 10 Potensi Masalah Pemilu 2014 Versi LPI

"Pengumuman CPNS K2 diulur-ulur seperti mengarah pada 9 April, injury time agar condong ke partai tertentu," kata Rindoko kepada JPNN, Minggu (9/2).

Politisi Partai Gerindra ini menyatakan partai tertentu yang dimaksudnya adalah partai yang punya akse ke decision maker. "Bisa partai penguasa atau partai yang akses ke situ," ujar Rindoko.

BACA JUGA: Ruhut Sarankan Boni Melapor ke Tuhan

Karena itu, Rindoko berharap Kemenpan segera mengumumkan kelulusan honorer K2. "Segera diumumkan jangan disandera untuk kepentingan politik," tandasnya.

Seperti diberitakan, pengumuman kelulusan yang dinanti sekitar 600 ribu honorer K2 terus molor. Pengumuman kelulusan rencananya dilaksanakan pada hari Jumat (7/2) lalu. Namun pengumuman itu ditunda dengan alasan data yang diserahkan Panselnas harus dikonversi satu per satu.

BACA JUGA: Merasa Dirugikan, Honorer Didorong DPR Melapor ke Polisi

Akhirnya diputuskan, pengumuman kelulusan honorer K2 dilakukan mulai Senin (10/2). Pengumuman kelulusan itu tidak hanya di instansi pusat tetapi juga di daerah. (gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Boni Perkenalkan Cara Berpikir Kacau dengan Istilah Ruhutisme


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler