Pengungsi Rohingya Kembali Tapi Bukan Untuk Menetap

Senin, 20 Februari 2017 – 19:45 WIB
Pengungsi Rohingya. Foto: AFP

jpnn.com - jpnn.com - Warga Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh saat kerusuhan tahun lalu kembali ke kampung halamannya.

Namun, tujuan mereka bukanlah pulang. Melainkan, menjemput keluarga yang masih tertinggal.

BACA JUGA: PBB Turun Tangan Telusuri Kasus Rohingya

"Hampir 1.000 pemuda kembali ke kota mereka di Myanmar untuk mengajak orang tua dan saudara-saudara mereka yang lain ke sini," kata Dudu Mia, ketua kamp pengungsi Rohingya di Kota Teknaf, Distrik Cox's Bazar, Provinsi Chittagong, Bangladesh.

Dia mengungkapkan, kepulangan 1.000 pemuda itu merupakan yang pertama terjadi sejak Oktober lalu.

BACA JUGA: Aniaya Bocah Rohingya, Empat Pejabat Polisi Dibekuk

Kabar itu juga dibenarkan petugas penjaga perbatasan.

Border Guard Bangladesh melaporkan bahwa selama sepekan terakhir terjadi peningkatan arus di perbatasan.

BACA JUGA: 10 Kontainer Bantuan Indonesia untuk Muslim Rohingya

Sebagian besar adalah para pemuda Rohingya.

"Kami melakukan pemeriksaan dengan lebih ketat untuk mencegah terjadinya penyusupan," kata Abujar Al Jahid, komandan penjaga perbatasan.

Sekitar empat bulan lalu puluhan ribu warga Rohingya menyeberang ke Bangladesh untuk menyelamatkan diri dari kekerasan militer.

Saat itu mereka meninggalkan orang tua dan saudara-saudara mereka yang sudah lanjut usia di Negara Bagian Rakhine.

"Kini, setelah situasinya lebih tenang, mereka berani menjemput orang tua masing-masing untuk diajak ke sini," ujar Mia.

Pekan lalu militer Myanmar memutuskan rehat sejenak dari pertempuran di Rakhine. (AFP/Reuters/hep/c10/sof/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler